Kombinasi ini menjadikan layanan DAMRI lebih unggul dibandingkan moda transportasi darat lainnya.
Baca Juga: DAMRI Catat Penjualan 60 Ribu Tiket AKAP Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2025
Selain itu, pembukaan titik pemberhentian baru di lokasi-lokasi strategis turut memperluas aksesibilitas, memberi kemudahan lebih bagi penumpang dalam memulai maupun mengakhiri perjalanan mereka.
Namun, di tengah kelancaran tersebut, DAMRI tetap bersikap terbuka dan meminta maaf atas kendala yang sempat terjadi pada Minggu (6/4) malam.
“Dalam kesempatan ini, DAMRI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan dari Bandar Lampung saat arus balik yang terjadi semalam Minggu (6/4) karena keterlambatan keberangkatan dari jadwal,” ungkap Atikah.
Baca Juga: Twin Date 4.4! Saatnya Berburu Tiket DAMRI Diskon 20% untuk Perjalanan di Seluruh Rute Trans Jawa
Ia menjelaskan bahwa keterlambatan disebabkan oleh penerapan skema operasi kapal Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di Pelabuhan Bakauheni yang berdampak pada kelancaran mobilisasi bus di Pelabuhan Merak.
Sebagai bentuk tanggung jawab, DAMRI telah memberikan kompensasi berupa konsumsi kepada seluruh pelanggan yang terdampak.
Menghadapi dinamika arus mudik dan balik, DAMRI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan selamat, seraya memperluas jaringan transportasi yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di momen-momen penting seperti Angkutan Lebaran 2025.***