Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan dana murah (CASA) sebesar 13,5% atau naik Rp 131,61 triliun secara tahunan.
Rasio CASA tetap kuat di angka 78,22%, yang menunjukkan fundamental likuiditas yang solid.
Baca Juga: PT Timah Terapkan SMKP Menyeluruh, Wujudkan Pertambangan yang Aman dan Berkelanjutan
Didukung oleh kondisi likuiditas yang baik, Bank Mandiri tetap optimistis mampu memperluas penyaluran kredit dan penghimpunan dana sesuai target pertumbuhan 10%-12%.
Fokus utama tetap pada penguatan sinergi value chain dengan memanfaatkan potensi industri strategis di berbagai sektor.
Melalui berbagai inovasi digital seperti Kopra Supplier Financing, Bank Mandiri ingin menjadi mitra utama bagi pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan usaha mereka.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Buka Pertashop di Konawe Utara, Gantikan SPBU yang Masih Diperbaiki
Dengan semangat sinergi dan percepatan, Bank Mandiri terus berkomitmen menghadirkan solusi keuangan terbaik untuk mendukung kemajuan industri serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional.
Sebagai tambahan, hingga akhir tahun 2024, platform Kopra by Mandiri telah mencatatkan lebih dari 1,3 miliar transaksi, meningkat 21% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan nilai transaksi mencapai Rp 22.700 triliun atau tumbuh 17% secara tahunan. ***