rilis-bumn

Kunjungan Wisata Meroket Saat Libur Lebaran 2025, InJourney Catat Pertumbuhan Positif di Berbagai Destinasi

Rabu, 9 April 2025 | 17:30 WIB
InJourney catat lonjakan wisatawan dan peningkatan layanan di berbagai sektor selama libur Lebaran 2025, dengan total 9,16 juta penumpang di 37 bandara. (Dok. InJourney)

Kabar BUMN– Libur Lebaran 2025 menjadi momentum penting bagi sektor aviasi dan pariwisata nasional.

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat lonjakan kunjungan wisata di berbagai destinasi yang dikelolanya, serta kelancaran arus mudik dan balik melalui bandara-bandara yang berada di bawah naungannya.

Sepanjang periode 21 Maret hingga 8 April 2025, sebanyak 9,16 juta penumpang tercatat menggunakan jasa penerbangan di bandara-bandara InJourney.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran Padati Stasiun Semarang, Ribuan Pemudik Kembali dengan Kereta Api

Rangkaian program khusus selama libur Lebaran turut menyemarakkan suasana di berbagai sektor seperti pariwisata, hospitality, dan ritel.

Anak usaha InJourney menyajikan pengalaman liburan yang berkesan bagi masyarakat.

“Mudik Lebaran merupakan salah satu momen yang krusial bagi masyarakat Indonesia yang memberikan dampak langsung bagi sektor aviasi dan pariwisata."

Baca Juga: Bank Mandiri Pacu Ekosistem Bisnis Lewat Layanan Kopra Supplier Financing

"Untuk itu, InJourney Group berusaha untuk melakukan persiapan dengan sebaik-baiknya agar masyarakat dapat menikmati libur Lebaran kali ini dengan aman dan nyaman."

*Kami bersyukur beragam program dari InJourney Group mulai dari aviasi dan kebandarudaraan, retail, pariwisata, hingga hospitality dapat melayani masyarakat dengan baik pada musim libur Lebaran kali ini,” ujar Maya Watono, Direktur Utama InJourney.

Salah satu destinasi favorit yang mencatat peningkatan signifikan adalah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang dikunjungi oleh 146.298 orang selama 31 Maret hingga 8 April 2025.

Baca Juga: Relaksasi Jiwa dan Raga Maksimal di Air Panas Angseri, Bali, Airnya Sealami Pemandangan Alam di Sekitarnya

Puncak kunjungan tercatat pada 2 April dengan 25 ribu pengunjung.

Kereta gantung, taman burung, dan anjungan daerah menjadi daya tarik utama, ditambah bazar UMKM kuliner khas Nusantara untuk mendukung kebutuhan wisatawan yang membludak.

Halaman:

Tags

Terkini