Jarak antar SPKLU pun dirancang lebih padat, rata-rata hanya 22 kilometer, sehingga memudahkan pemudik.
“PLN akan terus mengakselerasi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di tanah air, sejalan dengan target Pemerintah untuk mendukung transisi dari energi fosil khususnya di sektor transportasi,” imbuh Darmawan.
Upaya ini pun mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat.
Rina, pemudik asal Semarang, merasakan langsung manfaat SPKLU selama perjalanan ke kampung halamannya di Serang, Banten.
"Ini pertama kalinya saya mudik pakai mobil listrik. Di sepanjang jalur mudik, SPKLU yang disediakan oleh PLN sangat membantu.
"Setiap kali daya hampir habis, saya mudah menemukan lokasi pengisian yang dekat dan berfungsi dengan baik.
"Rasanya lebih tenang, karena PLN memastikan semua SPKLU siap digunakan, terima kasih PLN," ujar Rina.
Hal senada diungkapkan Sandy, warga Pontianak yang mudik ke Sintang, Kalimantan Barat.
Ia mengaku kini lebih percaya diri menggunakan mobil listrik berkat fasilitas SPKLU yang memadai.
Baca Juga: Berbagi Kebahagiaan Ramadan, PLN Indonesia Power Salurkan Bantuan Rp2,8 Miliar
“Dulu saya sempat ragu buat mudik pakai mobil listrik, takut kehabisan daya di jalan.
"Tapi sekarang, dengan banyaknya SPKLU, perjalanan jadi lebih tenang dan nyaman,” ungkapnya.
Tak hanya menyediakan SPKLU, PLN juga menghadirkan fitur Trip Planner di aplikasi PLN Mobile.