PLN tak tinggal diam dalam menghadirkan keadilan energi di seluruh penjuru negeri.
Baca Juga: PLN Siaga di Posko Mudik BUMN 2025, Hadirkan Layanan Optimal bagi Pemudik
Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa pemerataan akses listrik merupakan bentuk nyata dukungan PLN terhadap visi pemerintah untuk pembangunan merata, termasuk di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
"Listrik adalah kebutuhan primer seluruh masyarakat.
"Melalui upaya ini, kami mendukung Pemerintah dalam memastikan pemerataan listrik sebagai wujud nyata sila kelima Pancasila," ujar Adi.
Pembangunan infrastruktur kelistrikan di bawah PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) mencakup jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 117,5 kilometer sirkuit (kms) dan jaringan tegangan rendah (JTR) sejauh 50,58 kms.
Inovasi ini memungkinkan sekitar 275 keluarga di sembilan desa menikmati layanan listrik PLN secara penuh.
Adapun desa-desa tersebut meliputi Desa Manubar dan Desa Manubar Dalam di Kalimantan Timur, serta tujuh desa lainnya di Kalimantan Utara: Desa Pa Raye, Long Mangan, Buduk Kubul, Pamulak, Long Puak, Painan, dan Long Kabid.
General Manager PLN UID Kaltimra, Maria G.I. Gunawan, menyebut bahwa keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah.
"Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan energi berkeadilan.
"Dengan berkolaborasi bersama stakeholders, kami akan terus berupaya untuk menghadirkan listrik hingga ke daerah-daerah terpencil, termasuk wilayah perbatasan," jelas Maria.
Baca Juga: Berbagi Kebahagiaan Ramadan, PLN Indonesia Power Salurkan Bantuan Rp2,8 Miliar
Ia menambahkan, kehadiran listrik tidak hanya menyalakan lampu di rumah-rumah, tetapi juga membuka peluang baru dalam bidang ekonomi, pendidikan, hingga sosial.