rilis-bumn

Pertamina Mandalika Racing Series 2025: Ajang Balap yang Menghidupkan Nadi Ekonomi Lokal

Sabtu, 12 April 2025 | 14:00 WIB
Sejumlah pembalap muda mengunjungibooth UMKM Lokal saat ajang Kejuaraan National Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series 2025 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.

Kabar BUMN Pertamina Mandalika Racing Series 2025 turut menghadirkan belasan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di sekitar area Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

UMKM di sana menjajakan berbagai kuliner hingga souvenir khas Lombok.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina Mandalika Racing Series melibatkan UMKM sekaligus sejumlah pekerja lokal.

Baca Juga: Simak Cara Ikut Undi-Undi Hepi Telkomsel Agar Menang Mitsubishi New Xpander GLS CVT, Berapa Banyak Poin yang Harus Ditukar?

"Dukungan Pertamina diharapkan bisa menciptakan multiplier effect kepada UMKM dan tenaga kerja lokal," kata Fadjar.

Ia beraharap acara ini dapat membantu UMKM sehingga ada kenaikan omzet penjualan.

Anita, pelaku UMKM Toko Kue KIA mengaku dengan ikut berjualan di acara Pertamina Mandalika Racing Series ini dapat membantunya menaikkan omzet, pembeli pun semakin banyak.

Baca Juga: Waspada Penipuan Pengumuman Rekrutmen Bersama BUMN 2025! Cek Kebenarannya Hanya Melalui Link Berikut

Ia berharap dapat memperluas promosi produk UMKM-nya serta terus meningkatkan omzet penjualan produk unggulan aneka jenis kue seperti brownies, cheese cake, gabin tape, juga minuman seperti es kopi, thai tea dan green tea.

"Di hari pertama penyelenggaraan, sudah cukup banyak yang berbelanja, karena sering mengikuti acara serupa, ternyata produk saya semakin banyak dikenal, sebelumnya saya hanya berjualan secara online di rumah,” terangnya.

"Terima kasih Pertamina,” tambah Anita.

Baca Juga: HUT ke-50, TMII Gelar “Pesta Rakyat Nusantara” Selama 10 Hari, Ada Diskon Tiket 50% pada 19-20 April 2025

Kehadiran UMKM di sambut baik para pengunjung. Salah satunya Lukas.

“Kami jadi merasa mudah dengan kehadiran UMKM, jadi tidak perlu repot keluar membeli makanan atau minuman,” ungkap Lukas.

Halaman:

Tags

Terkini