rilis-bumn

Labuan Bajo Gaungkan Gerakan Wisata Bersih: Komitmen Bersama Menuju Pariwisata Berkelanjutan

Minggu, 13 April 2025 | 06:00 WIB
ITDC bersama Kemenpar dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat meluncurkan Gerakan Wisata Bersih (GWB) untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo. (Dok. ITDC)

Kabar BUMN - Labuan Bajo kembali menjadi sorotan, kali ini bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena semangat kolaboratif dalam menjaga kebersihan destinasi wisata.

Kementerian Pariwisata, bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), meluncurkan Gerakan Wisata Bersih (GWB) sebagai langkah konkret mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu (12/4) ini berlangsung di dua lokasi strategis: kawasan Marina Waterfront dan Pantai Pede.

Baca Juga: Kawasan Pariwisata ITDC Catat Lonjakan Kunjungan dan Hunian Hotel Selama Libur Lebaran 2025

Seluruh elemen pentahelix pariwisata—mulai dari pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, hingga media—ikut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih massal.

Hasilnya, sebanyak 1.080,6 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dari kedua titik tersebut.

Tidak hanya aksi pungut sampah, rangkaian kegiatan ini juga mencakup edukasi dan kampanye kesadaran kepada wisatawan dan masyarakat lokal, serta penyediaan fasilitas pendukung seperti tempat sampah yang ramah lingkungan.

Baca Juga: ITDC Dukung Program Mudik Aman Sampai Tujuan 2025, Fasilitasi Pemudik ke Yogyakarta dan Solo

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menegaskan pentingnya GWB sebagai upaya kolektif demi meningkatkan daya saing pariwisata nasional.

"Gerakan Wisata Bersih adalah salah satu dari lima program prioritas Kementerian Pariwisata," kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.

Program ini lahir dari aspirasi masyarakat yang menyuarakan pentingnya kebersihan di berbagai destinasi wisata Indonesia.

Baca Juga: Siap Wujudkan Green Tourism, ITDC Utilitas Rampungkan Pembangunan Infrastruktur Gas Alam di The Nusa Dua

Menurut Wamenpar, hal ini sangat berkaitan erat dengan citra pariwisata Tanah Air yang tengah mengusung visi besar menuju destinasi kelas dunia.

Meski peringkat Indonesia dalam Travel and Tourism Development Index (TTDI) mengalami peningkatan dari posisi 32 ke 22 dunia pada tahun 2024, namun pilar kesehatan dan kebersihan justru mencatat penurunan dari peringkat 89 ke 82.

Halaman:

Tags

Terkini