“Pada tahun ini, terdapat potensi market share sekitar Rp 3,12 triliun yang bisa digarap,” ungkap Executive General Manager Sales and Marketing PT INTI (Persero) Delvia Damayanti.
Harapannya, konsistensi PT INTI (Persero) akan mendukung pertumbuhan industri domestik melalui kemandirian manufaktur nasional, dan meningkatnya daya saing Indonesia di kancah global, terutama dalam penguasaan teknologi untuk pasar lokal.
Baca Juga: Sekarang Banyak Dicari Orang, Siapa Sangka Kuliner khas Yogyakarta Ini Dulu Dianggap Ndeso
STRATEGI TRANSFORMASI AGRESIF TAHUN 2025
Kinerja Perseroan yang sukses menutup 2025 dengan overachievement RKAP itu rencananya akan diperkuat dengan struktur kerangka kerja yang lebih lincah dengan target utama perolehan Pendapatan lebih agresif pada tahun 2025.
“Target Perseroan ini telah dikonsepkan melalui penyusunan corporate strategy, termasuk di antaranya Strengthening Products & Strategic Portfolio, Financial Transformation & Capital Increase, serta Organizational Synergy & Transformation,” jelas Gema.
Baca Juga: ANTAM Tutup Posko Mudik 2025 di Tiga Bandara Besar, Layani Ribuan Pemudik Saat Arus Balik Lebaran
Selain itu, Perseroan pun akan melanjutkan strategi yang telah diimplementasikan pada tahun berjalan dengan memperkuat sejumlah aspek sebagai berikut:
- Enhancing Sustainable Business Growth
- Optimalisasi Aset dan Pola Operasi
- Optimalisasi Struktur Keuangan.***