rilis-bumn

Hari Hutan Sedunia, Pertamina Perkuat Komitmen NZE 2060 Lewat Program Hutan Lestari

Selasa, 15 April 2025 | 12:45 WIB
Pertamina perkuat komitmen NZE 2060 di Hari Hutan Sedunia. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pengembangan program Hutan Lestari Pertamina.

Langkah ini menjadi bagian penting dari kontribusi perusahaan terhadap peringatan Hari Hutan Sedunia serta komitmen mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

Sejak 2018 hingga 2024, Pertamina telah menanam sekitar 9 juta pohon di berbagai wilayah.

Baca Juga: Tutup Satgas Ramadan-Idulfitri 2025, Pertamina Catat Lonjakan Pengguna MyPertamina hingga 45 Persen

Inisiatif ini berhasil menurunkan emisi karbon hingga 222 ribu ton CO₂eq per tahun—kontribusi signifikan dalam perang melawan perubahan iklim.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa program ini tak hanya soal penghijauan, tetapi juga menyentuh sisi ekonomi masyarakat.

“Hutan Lestari Pertamina merupakan program konservasi dan reforestasi hutan yang diwujudkan dengan penanaman pohon Mangrove dan Daratan, pemberian bantuan bibit pohon serta sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Fadjar.

Baca Juga: Pertamina Resmi Menutup Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025, Buktikan Energi Aman dan Layanan Tetap Terjaga

Fadjar menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) yang diusung Pertamina, serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-13, 14, dan 15.

“Penanaman pohon di Hutan Lestari Pertamina melibatkan masyarakat agar bisa berkelanjutan dan dampaknya secara ekonomi juga dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti pentingnya mangrove dalam skema pelestarian.

Baca Juga: Seri Perdana Selesai, Ini Dia Rider-Rider Tercepat di Pertamina Mandalika Racing Series 2025!

Mangrove terbukti mampu menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar, serta melindungi pesisir dari abrasi laut dan bencana tsunami.

Program ini telah memberikan dampak positif kepada 4.783 orang dengan nilai ekonomi hingga Rp 3 miliar per kelompok per tahun.

Halaman:

Tags

Terkini