"Sinergi antara pendidikan tinggi, pemerintah, dan industri menjadi komponen penting dalam menyiapkan talenta unggul di bidang energi,” ujarnya.
Baca Juga: Mungkin Tidak Pernah Terpikirkan, Ternyata Ini yang Harus Dilakukan Agar Bisa Tidur Nyenyak di Hotel
Tak hanya kecanggihan teknologi yang akan membentuk masa depan energi, tapi juga kualitas manusia di baliknya. Iriawan menjelaskan bahwa penguasaan hard skill seperti riset dan teknologi harus dibarengi dengan soft skill seperti kolaborasi, integritas, dan ketangguhan mental agar tercipta talenta berkualitas yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, juga menekankan bahwa Universitas Pertamina akan terus mendukung arah strategis Pertamina.
“Baik center of excellence, kegiatan pendidikan, riset dan penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat, akan diarahkan untuk sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dan dual growth strategy Pertamina, yakni memperkuat bisnis eksisting (strengthening legacy business) dan memperluas bisnis ke sektor energi hijau (new green business),” ungkap Agus.
Baca Juga: PLN Akselerasi Pengembangan Hidrogen di Tanah Air untuk Mencapai Akselerasi
Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., menyatakan bahwa kegiatan Cipta Karsa diharapkan bisa membangkitkan semangat mahasiswa dalam berinovasi.
“Melalui Cipta Karsa, kami ingin menumbuhkan semangat inovatif mahasiswa dalam menjawab tantangan energi masa depan."
"Universitas Pertamina telah menghadirkan kurikulum berbasis keberlanjutan, riset terapan, serta kolaborasi dengan industri energi untuk mencetak talenta yang siap menciptakan solusi ramah lingkungan dan berdampak nyata,” ujar Wawan.
Baca Juga: Jordan Thompson Direkrut Jakarta Pertamina Enduro, Siap Bikin Panas Final Four Proliga 2025!
Kegiatan ini juga menjadi momentum peresmian kantor Pertamina Foundation (PF).
PF selama ini dikenal melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat seperti Beasiswa Sobat Bumi, Hutan Lestari, PFsains yang telah menghasilkan hilirisasi 48 inovasi, serta PFpreneur yang melatih lebih dari 6.000 pelaku UMKM dan membina lebih dari 1.000 UMKM.
Tak hanya itu, PFmuda dan PFbangkit juga menjadi bagian dari kontribusi PF dalam pengembangan daerah.
Baca Juga: 4 Kafe Mewah Milik Brand Fashion Terkenal di Asia, Salah Satunya di Jakarta
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan harapannya agar kontribusi PF dan Universitas Pertamina terus berkembang.