Sebagai informasi, proyek LRT Jakarta ini dimiliki oleh PT Jakarta Propertindo (Perseroda) dan dikerjakan oleh KSO Waskita Nindya LRS yang terpilih sebagai kontraktor utama melalui proses tender.
Total anggaran pembangunan sebesar Rp4,1 triliun berasal dari Penyertaan Modal Daerah (PMD) kepada PT Jakarta Propertindo yang bersumber dari APBD DKI Jakarta.
Dengan progres yang melampaui target dan semangat kolaborasi lintas pihak, LRT Jakarta Fase 1B menjadi wujud nyata dari kemajuan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan, aman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.***