rilis-bumn

Tahun Ini, PTPN IV Regional III Siapkan 800 Ribu Bibit Sawit Unggul Bersertifikat

Rabu, 23 April 2025 | 10:30 WIB
Pada tahun 2025, sebanyak 800.000 bibit sawit unggul bersertifikat disiapkan PTPN IV Regional III.

PTPN IV Regional III terus memperluas penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat dengan potensi produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) mencapai 33-35 ton per hektare per tahun.

Baca Juga: GHES 2025, PLN EPI Pamerkan Pemanfaatan dan Pengembangan Bisnis Hidrogen Hijau

Terdapat dua varietas bibit yang disiapkan untuk para petani, yakni PPKS 540 dan PPKS SMB yang memiliki karakteristik 14 tandan per pohon dengan berat rata-rata 19 kilogram per tandan, serta potensi produktivitas mencapai 35 ton per hektare per tahun.

Tidak hanya itu, kedua varietas tersebut juga memiliki umur panen lebih cepat yakni 28 bulan serta rendemen yang tinggi mencapai 27%.

Seluruh keunggulan itu yang kami siapkan untuk petani. Tujuannya apa? Rekan-rekan petani mendapat tanaman yang unggul, hasil yang maksimal, dan pada akhirnya kita bersama-sama petani mampu mendukung visi mewujudkan kedaulatan pangan dan energi nasional,” paparnya.

Baca Juga: Awali Karier Profesionalmu dengan Magang di AirNav Indonesia, Simak Posisi yang Tersedia!

Untuk memudahkan para petani memperoleh bibit tersebut, Ferry mengatakan cukup mengunjungi masing-masing sentra atau melalui website https://bibit.ptpn4.co.id/.

Untuk memperoleh bibit, rekan-rekan petani bisa langsungke sentra atau bisa mengunjungi website yang telah disediakan. Atau bisa juga menghubungi nomor 0822-1452-7795 atau 0823-7142-2295 untuk berdiskusi,” ujarnya.

Program penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat yang dilaksanakan PTPN IV Regional III ini sendiri kini dipreplikasi dan diperluas ke berbagai penjuru Nusantara di bawah pengelolaan Sub Holding PTPN IV PalmCo.

Baca Juga: Fakta dan Sejarah Gereja Basilika Santa Maria Maggiore, Tempat Paus Fransiskus Dimakamkan

Seperti halnya di Riau, respon petani di berbagai Indonesia juga positif.

Respon positif para petani itu disebabkanprogram tersebut berjalan beriringan dengan akselerasi PSR.

Selain itu, Ferry juga menegaskan bahwa langkah penyediaan bibit sawit unggul itu sendiri merupakan jawaban atas keberadaan bibit sawit palsu di pasaran.

Baca Juga: BULOG Sambut Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia, Bahas Sinergi Ketahanan Pangan

Mengutip survey Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) terungkap jika para petani sawit masih kerap terjebak dengan keberadaan bibit sawit palsu.

Halaman:

Tags

Terkini