rilis-bumn

ASDP Kirim Lima UMKM Binaan Ikuti Workshop Naik Kelas di Surabaya, Wujud Komitmen yang Sejalan dengan Asta Cita

Senin, 28 April 2025 | 16:30 WIB
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengirimkan lima UMKM binaan terbaiknya untuk berpartisipasi dalam Workshop UMKM Naik Kelas yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Kabar BUMN - Komitmen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan kembali diwujudkan.

Salah satunya melalui partisipasi aktif dalam Workshop UMKM Naik Kelas yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, akhir pekan lalu, dengan mengirimkan lima UMKM binaan terbaiknya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis kekuatan rakyat.

Baca Juga: Hingga Maret 2025, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 12,8 Triliun ke 110.807 Debitur di Indonesia

Melalui workshop ini, para pelaku UMKM diberikan bekal untuk meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, serta memperkokoh pondasi usaha mereka.

Upaya ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 8, yang berfokus pada penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa UMKM memegang peran vital sebagai penggerak utama roda perekonomian nasional.

Baca Juga: Akan Gelar RUPS pada 29 April 2025, Investor Tunggu Dividen yang Rutin Dibagikan TUGU

Ia berharap melalui program UMKM Naik Kelas, para pelaku usaha kecil dapat lebih tertib dalam pengelolaan administrasi, meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan digitalisasi untuk promosi, serta memperluas akses pasar, baik domestik maupun internasional.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyampaikan, lima UMKM binaan yang diberangkatkan bergerak di sektor pangan, dan dipilih berdasarkan potensi besar yang mereka miliki untuk berkembang lebih jauh.

Ia pun berharap melalui pelatihan ini, para UMKM binaan yang berasal dari Jawa Timur tersebut bisa meningkatkan kapasitas usahanya.

Baca Juga: 5 Kuliner Nasi Khas Sumatra, Paling Terkenal Nasi Kapau, Paling Membingungkan Nasi Kentut

"Mulai dari pengurusan legalitas seperti sertifikasi halal dan izin edar BPOM, hingga strategi memperkuat merek melalui fotografi produk, teknik copywriting, dan optimalisasi platform digital serta marketplace," ungkapnya.

Para peserta workshop mendapat pelatihan intensif dari para praktisi berpengalaman di bidang bisnis, pemasaran digital, hingga manajemen keuangan.

Halaman:

Tags

Terkini