"Program perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian tidak terpisahkan dari operasi kami sebagai komitmen kami mewujudkan kinerja keberlanjutan dalam kerangka ESG (Environmental, Social & Governance).
Baca Juga: Pertamina EP Serah Terima Pengelolaan Aset untuk Produksi Migas Lebih Optimal
"Kami berharap apa yang kami lakukan dapat berkontribusi pada perbaikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat mandiri dan sejahtera," ujar Andry.
Field Manager PEP DMF, Ridwan Kiay Demak, mengungkapkan bahwa salah satu pencapaian utama program Simpul Emas adalah pengembangan kawasan konservasi berbasis masyarakat adat, pemanfaatan hutan melalui budidaya lebah madu (apikultur), serta pengembangan ekowisata edukatif berbasis minat khusus.
Program ini menjadi solusi atas deforestasi yang sebelumnya dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Baca Juga: Dua Tahun Berturut-turut, Pertamina EP Sangasanga Field Raih PROPER Emas
Model konservasi berbasis komunitas ini telah mendorong masyarakat adat Togong-Tanga untuk mereplikasi upaya konservasi di enam desa lainnya: Desa Unu, Desa Olusi, Desa Mangais, Desa Meselesek, Desa Alul, dan Desa Komba-Komba, sehingga memperluas kawasan perlindungan.
"Kami berharap ini menjadi gerakan perubahan untuk hutan yang lebih lestari dan produktif di Banggai Kepulauan.
"Upaya ini hanya akan terwujud dengan rasa saling percaya perusahaan dan masyarakat yang kemudian menumbuhkan inisiatif dan pada akhirnya bersama-sama merayakan keberhasilan," tutur Ridwan.
Melalui program ini, tercapai perbaikan lingkungan berupa restorasi lahan seluas 13,44 hektare dan peningkatan indeks keanekaragaman hayati fauna sebesar 14,6 poin.
Dari sisi ekonomi, terjadi peningkatan pendapatan petani madu dari Rp1,4 juta hingga Rp8 juta, diversifikasi penghasilan melalui pengembangan wisata minat khusus, terbentuknya sembilan merchant pemasaran produk secara daring dan luring, serta replikasi enam desa konservasi.
Sementara itu, program Panutan Banggai JOB Tomori berfokus pada solusi terhadap kegagalan panen yang dihadapi para petani.
Baca Juga: Pertamina EP Regional Jawa Sabet Tiga Penghargaan di Global CSR & ESG Summit & Awards 2025
Inovasi-inovasi yang diusung meliputi Serak Sulawesi Pahlawan Cegah Kematian Petani (Sersan Cemani), Kompos Bikin Hidup Lebih Baik (Pos Bidik), Pompa Air Tenaga Kincir Angin, serta Eko-Eduwisata Burung Hantu.