Dalam aksi tersebut, ASDP juga menyalurkan bantuan fasilitas kebersihan seperti sapu lidi, karung sampah, tempat sampah, hingga pompa air.
Baca Juga: Triwulan I/2025, Transaksi BRImo Capai Rp1.599 Triliun dengan 40 Juta User
Seluruh sarana ini diberikan untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan kebersihan di area pesisir.
Dalam pelaksanaannya, sekitar 220 kilogram sampah berhasil dikumpulkan, yang terdiri dari plastik, sampah organik, kardus, kertas, dan karet.
Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Baca Juga: IHC RS Pertamina Tanjung Resmikan Gedung Rawat Inap dan Fasilitas IPAL Modern
Selain kegiatan Ocean Clean Up Day, ASDP Cabang Merak juga memperkuat sistem pengelolaan sampah secara berkelanjutan di lingkungan pelabuhan dan kapal.
Prosesnya meliputi pengumpulan, pemilahan, hingga pengangkutan ke tempat pemrosesan akhir yang dikerjakan bersama mitra kerja berizin resmi.
Seluruh langkah ini dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan izin lingkungan yang berlaku.
Baca Juga: 4 Masjid Megah dan Indah di Turki yang Biasa Dikunjungi Pelancong Indonesia
ASDP pun telah mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menangani limbah cair yang dihasilkan.
Di samping itu, perusahaan secara rutin melakukan pemantauan lingkungan serta pelaporan kepada instansi terkait sesuai dengan dokumen AMDAL yang telah disusun.
Keseluruhan operasional ASDP dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam agar tidak terjadi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Kegiatan Ocean Clean Up Day serta pengelolaan sampah ini juga menjadi bagian dari kontribusi ASDP dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin 12 tentang konsumsi dan produksi bertanggung jawab, poin 13 tentang aksi terhadap perubahan iklim, dan poin 14 mengenai perlindungan ekosistem laut.