Saat ini, lanjut dia, terdapat 172 DEB yang tersebar di Indonesia.
Baca Juga: 5 Cara Menghasilkan Foto yang Bagus di Saat Traveling Sendirian
Sebanyak 31 desa diantaranya mengusung tema ketahanan pangan, termasuk program Desa Mernek Jenek.
"Desa Mernek menjadi salah satu DEB yang telah sukses menjalankan energi transisi dan memberi manfaat bagi kelestarian lingkungan hingga memajukan perekonomian desa," jelas Fadjar.
Program DEB, lanjut Fadjar, menjadi salah satu inovasi Pertamina dalam melestarikan bumi.
Baca Juga: Kuartal I 2025, PGN Jaga Kinerja Operasional Tetap Solid
DEB memanfaatkan EBT dari matahari, angin dan biogas untuk memberdayakan masyarakat desa, sehingga sekaligus berdampak pada perbaikan taraf ekonomi masyarakat, peningkatan pemberdayaan warga dan pengurangan emisi karbon.
Upaya warga Mernek, membuahkan hasil manis.
Kini mereka mampu menyuplai 120 ton hasil pertanian kepada distributor pangan.
Baca Juga: ASDP Layani 207 Rute Perintis, Hadirkan Konektivitas hingga ke Ujung Negeri
Penerapan alat yang ditenagai pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan gas, berhasil meningkatkan kualitas panen serta menaikkan harga gabah sebesar Rp 200.000 – Rp 300.000 per ton.
Tak hanya itu, juga memberdayakan ibu-ibu untuk produktif.
“Kami menanam sayuran dengan metode hidroponik, yang memanfaatkan PLTS. Memanfaatan pekarangan rumah untuk menghasilkan sayur organik yang kami jual untuk menambah penghasilan," ujar Ketua KWT Mewah, Apriliyanti.
Baca Juga: OCA Chatbot Builder, Solusi Cerdas untuk Layanan Publik yang Lebih Efisien
Kawasan pertanian Mernek Jenek saat ini juga dikembangkan menjadi Kawasan Wisata (Kawista) edukasi dan implementasi pertanian.