rilis-bumn

Triwulan I 2025, Produksi Migas PHE Capai 1,04 Juta Barel Setara Minyak per Hari

Minggu, 4 Mei 2025 | 19:30 WIB
PHE membuktikan kinerja positifnya di Triwulan (TW) I tahun 2025 dengan mencatatkan produksi migas sebesar 1,043 MBOEPD. (DOK. PHE)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus membuktikan kinerja positif di Triwulan (TW) I tahun 2025 dengan mencatatkan produksi migas sebesar 1,043 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD).

Angka produksi migas Triwulan I 2025 ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 1,042 MBOEPD.

Hingga Maret 2025, PHE juga mampu menyelesaikan kerja pengeboran 5 sumur eksplorasi, 206 sumur pengembangan, 248 sumur workover, dan 9.207 well service.

Baca Juga: Rig PDSI 43.3/AB 1500-E Jadi Sorotan, Dirut Pertamina Drilling Apresiasi Kinerja dan Komitmen Keselamatan Kerja

Pencapaian ini meningkat dibandingkan Triwulan I tahun 2024 dengan jumlah penyelesaian kerja pengeboran 3 sumur eksplorasi, 163 sumur pengembangan, 219 sumur workover, dan 8.323 well service.

PHE akan terus berupaya menggali potensi dari berbagai aspek untuk pencapaian target yang telah ditentukan.

Di antaranya melalui akselerasi Put on Production (POP) sumur eksplorasi Akasia Prima, discovery sumur appraisal East Pondok Aren-2, Gas on Stream Sumur Sumber-1A, dan Put on Injection EOR Steamflood Lapangan North Duri Development Area-14.

Baca Juga: Dukung Indonesia Emas 2045, Begini Peran Aktif Pertamina di Dunia Pendidikan

Pada Triwulan I 2025, PHE mencatatkan survei Seismik 3D sepanjang 373 km2. PHE juga berhasil mendapat tambahan sumberdaya 2C (contingent resources) sebesar 42,75 juta barel setara minyak (MMBOE).

Jumlah tersebut terdiri dari minyak sebesar 28,19 juta barel minyak (MMBO) dan gas 84,33 miliar standar kaki kubik (BSCF).

Selain itu, PHE telah menemukan cadangan migas terbukti (P1) sebesar 12,41 juta barel setara minyak (MMBOE). Penemuan cadangan terbukti (P1) terdiri dari minyak sebesar 3,50 juta barel minyak (MMBO) dan gas 51,62 miliar standar kaki kubik (BSCF).

Baca Juga: Panen Tak Lagi Tergantung Cuaca, Pertamina Bantu Petani Cilacap dengan Teknologi Tepat Guna

Capaian ini tidak terlepas dari strategi PHE dalam melakukan akselerasi peningkatan produksi dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui pengelolaan baseline produksi, pelaksanaan rencana kerja yang masif dan efektif.

Serta mendorong peningkatan cadangan migas dengan selalu mengedepankan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).

Halaman:

Tags

Terkini