Shelvy menegaskan keberadaan perempuan di berbagai lini operasional, mulai dari manajemen pelabuhan hingga ruang rapat direksi, memperkuat fondasi perusahaan dalam menciptakan layanan yang inklusif, adaptif, dan unggul.
Baca Juga: Wisata Belanja di Pasar Loak di Tokyo, Barang Berkualitas Dapat Dibeli dengan Harga Murah
“ASDP percaya bahwa keberagaman gender bukan hanya soal keadilan, tetapi juga tentang strategi bisnis.
"Ketika perempuan diberi ruang untuk berkontribusi, hasilnya adalah kualitas kerja yang lebih kolaboratif, berorientasi solusi, dan humanis,” tambahnya.
Komitmen ASDP untuk menciptakan ekosistem kerja yang setara terus diwujudkan melalui berbagai program pengembangan SDM dan pembukaan akses kepemimpinan yang merata bagi seluruh talenta terbaik, tanpa memandang gender.
Baca Juga: Triwulan I 2025, Produksi Migas PHE Capai 1,04 Juta Barel Setara Minyak per Hari
Tahun lalu, ASDP berhasil meraih pengakuan sebagai tempat kerja inklusif dengan memperoleh sertifikasi Great Place to Work dari Great Place to Work Institute pada 19 Juli 2024.
Survei internal menunjukkan 92% karyawan ASDP merasa dihargai di lingkungan kerja.
Penghargaan ini mencerminkan kesuksesan perusahaan dalam menciptakan suasana kerja yang Harmonis, Loyal, dan Kolaboratif.
Baca Juga: Anak Usaha Telkom Dukung VC Asia Tenggara Perkuat Tata Kelola Investasi dan Dorong Standar Baru
“Kami ingin membangun ASDP sebagai perusahaan yang tidak hanya unggul dalam layanan, tetapi juga progresif dalam budaya kerja," ujar Shelvy.
Para Srikandi ini, lanjut dia, adalah inspirasi bagi kita semua bahwa kesetaraan menciptakan kekuatan.
"Dengan sinergi semua insan ASDP, kami yakin dapat membawa layanan transportasi penyeberangan Indonesia menuju masa depan yang lebih berdaya saing,” tandasnya.***