Dharma menambahkan bahwa lokakarya ini juga menjadi wadah mencari solusi strategis dan mempererat kerja sama antara pelaku industri migas dan stakeholder dalam menjaga ekosistem laut.
”Kegiatan operasi hulu migas PHKT di lapangan offshore sangat memerlukan dukungan semua pihak agar dapat dijalankan dengan selamat, andal, patuh dan ramah lingkungan.
"Lokakarya seperti ini akan meningkatkan pemahaman bersama tentang langkah strategis yang perlu dilakukan untuk mencapainya,” lanjutnya.
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Regional 3 yang berada di bawah naungan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), PHKT menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam seluruh operasionalnya.
Melalui kerja sama dengan SKK Migas dan entitas afiliasi lainnya, PHKT terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan energi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan dari tanah Kalimantan.***