rilis-bumn

Debut GT World Challenge Asia di Indonesia, 68 Pembalap Siap Panaskan Mandalika

Kamis, 8 Mei 2025 | 07:45 WIB
GT World Challenge Asia 2025 yang digelar pada 9–11 Mei di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kabar BUMN – Pertamina Mandalika International Circuit akan mencetak sejarah akhir pekan ini dengan menjadi tuan rumah putaran GT World Challenge Asia 2025 yang digelar pada 9–11 Mei.

Ini pertama kalinya balap roda empat internasional GT3 digelar di Indonesia!

Jumlah partisipasinya sangat luar biasa, sebanyak 34 mobil dari berbagai negara akan mengaspal, menjadi momen bersejarah di Sircuit kebanggaan kita ini.

Baca Juga: PHE TEJ Raih Penghargaan K3 Gubernur Jatim Berkat Nol Kecelakaan Kerja Selama Lebih dari 5 Juta Jam

Indonesia kini tercatat sebagai negara keenam yang menjadi tuan rumah kejuaraan GT3 terbesar dan paling kompetitif di Asia tersebut.

Sementara Pertamina Mandalika International Circuit yang terletak di kawasan The Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi sirkuit ke-12 yang menyelenggarakan seri GT World Challenge Asia.

Keunikan dan daya tarik The Mandalika menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya antusiasme peserta.

Baca Juga: Tumbuhkan Budaya Hijau, Pertamina Luncurkan Green Movement

Sepanjang sejarah penyelenggaraan kejuaraan ini, jumlah peserta melebihi 34 mobil hanya pernah terjadi sekali, yakni saat GT World Challenge Asia digabung dengan Japan Cup di Fuji pada tahun 2023.

Empat pembalap Indonesia turut ambil bagian di antara 68 pembalap yang berlaga pada ajang GT World Challenge Asia 2025 di The Mandalika.

Mereka adalah juara bertahan kelas Am David Tjiptobiantoro, Setiawan Santoso, Anderson Tanoto, dan Andrea Anatra, yang akan membawa nama bangsa Indonesia di kancah balap mobil internasional.

Baca Juga: Liburan ke Thailand? Ini 4 Hal Penting yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Berangkat!

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyampaikan bahwa The Mandalika kini bukan hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga telah berkembang menjadi pusat sport tourism yang semakin diperhitungkan.

"Ini membuktikan bahwa The Mandalika telah siap menjadi bagian kalender balap mobil internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sport tourism,” tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini