Latihan ini merupakan bagian dari rangkaian Major Emergency Exercise pertama dari empat sesi latihan yang telah direncanakan Badak LNG sepanjang tahun 2025. Kegiatan ini melibatkan seluruh pekerja serta Emergency Response Team.
Baca Juga: GDPS Buka Lowongan Operator SPBU, Siapa Tahu Kamu yang Dicari!
Vice President Production Johan Anindito Indriawan menyampaikan bahwa pelaksanaan latihan ini bertujuan untuk menguji kesiapan dan kemampuan semua pihak dalam merespons keadaan darurat di kilang.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi dan tindakan cepat agar apabila situasi serupa benar-benar terjadi, dapat ditangani secara optimal.
“Sebagai Perusahaan yang bergerak di industri LNG dengan bahaya risiko tinggi, hari ini kami melaksanakan Major Emergency Exercise untuk mengantisipasi keadaan darurat."
"Terima kasih kami ucapkan atas keterlibatan seluruh pihak sehingga pelaksanaan latihan keadaan darurat ini dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar sesuai standar dan prosedur,” ujarnya.
Sebagai Objek Vital Nasional, Kilang Badak LNG memiliki tanggung jawab untuk menjaga operasional yang aman dan stabil secara berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan simulasi seperti ini, diharapkan semua pihak yang terlibat memahami perannya dan mampu menjaga keselamatan serta keamanan instalasi secara menyeluruh. ***