rilis-bumn

InJourney Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Lewat Perayaan Waisak di Borobudur

Rabu, 14 Mei 2025 | 10:30 WIB
Perayaan Waisak 2025 di Candi Borobudur dorong ekonomi lokal lewat UMKM, homestay, seni, dan ribuan tenaga kerja dari masyarakat sekitar. (Dok. InJourney)

Kabar BUMN – Peringatan Waisak 2569 BE/2025 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah tak hanya menegaskan status candi ini sebagai pusat spiritual bertaraf internasional, tapi juga menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi daerah.

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui anak perusahaannya, InJourney Destination Management (IDM), sebagai pengelola kawasan, turut memberdayakan UMKM dan tenaga kerja lokal dalam mendukung kegiatan Waisak.

Tingginya okupansi penginapan selama perayaan turut menyumbang dampak positif bagi perekonomian sekitar Borobudur.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Long Weekend 7 Hari Menanti di Kalender Bulan Juni 2025

Mulai dari homestay milik warga seperti di Kampung Ngaran II hingga hotel berbintang seperti Le Temple, semuanya mencatat tingkat keterisian penuh sepanjang rangkaian kegiatan Waisak 2025.

Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur, Muslih, mengatakan bahwa seluruh 152 kamar di kampungnya telah dipesan sebulan sebelum hari puncak Waisak.

“Pemesanan sudah dimulai sejak Februari dan mencapai puncaknya di bulan April,” ujarnya.

Baca Juga: Air Terjun Takapala, Tempat Wisata Air Pelengkap Pesona Malino di Gowa

Ia menyebut sekitar 200 calon tamu yang tak kebagian kamar kemudian dialihkan ke homestay lain di wilayah Kecamatan Borobudur yang memiliki kapasitas 400 unit dengan 800-1.000 kamar.

Pengelola homestay juga sepakat mempertahankan tarif tetap, yaitu Rp350 ribu (AC) dan Rp250 ribu (non-AC).

IDM juga menggandeng pelaku UMKM sebagai bagian dari perayaan Waisak, yang turut menghidupkan sektor ekonomi lokal.

Baca Juga: Hampir 200 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek Usai Libur Panjang Waisak 2025, Lalin Naik Tajam

UMKM yang terlibat mencakup bidang kuliner, kerajinan tangan, hingga layanan wisata. Lebih dari 2.000 UMKM turut menyemarakkan kegiatan ini. Pelaku jasa transportasi seperti VW Safari pun merasakan lonjakan aktivitas.

Koordinator Komunitas VW Safari Fantasy Borobudur, Heru Purwanto, mengatakan, “Pada hari biasa mungkin seminggu hanya aktif tiga hari, tapi saat Waisak bisa sampai dua minggu, dan setiap hari pasti ada yang jalan.”

Halaman:

Tags

Terkini