Kabar BUMN – Perum BULOG mencatat pencapaian strategis hingga pertengahan bulan Mei 2025.
Pada periode tersebut, serapan gabah dan beras oleh pemerintah menembus lebih dari 2,1 juta ton setara beras.
Di tengah lonjakan serapan ini, BULOG memastikan kualitas beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap terjaga optimal.
Baca Juga: Ketahui 7 Trik Jitu Berfoto di Tempat Wisata Ramai Agar Hasil Tetap Estetik dan Memukau
Dan hal itu dilakukan melalui serangkaian langkah pengawasan ketat di gudang.
Direktur Pengadaan Perum BULOG, Prihasto Setyanto, mengungkapkan bahwa setiap beras yang masuk ke Gudang BULOG wajib melewati proses pemeriksaan kualitas secara menyeluruh.
Pemeriksaan ini, kata dia, melibatkan surveyor independen untuk menjamin transparansi dan akurasi standar mutu.
Baca Juga: PT Pindad Paparkan Peran Strategis dalam Industri Pertahanan Nasional kepada Pasis Sesko TNI
“Setiap beras yang masuk telah melalui proses uji kualitas yang melibatkan pihak ketiga independen, sehingga kualitasnya sesuai dengan standar yang ditetapkan,” jelas Prihasto.
Tidak hanya memastikan kualitas di awal penerimaan, BULOG juga menerapkan sistem pengelolaan perawatan secara berkala di gudang.
“Kami memiliki mekanisme perawatan rutin terhadap komoditas yang disimpan, sehingga mutu beras tetap terjaga dengan baik hingga waktu distribusi,” tambahnya.
Baca Juga: Perum DAMRI Buka Lowongan Magang Posisi Desain Interior, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Langkah pengawasan dan perawatan terstruktur ini merupakan bagian dari komitmen BULOG dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan ketersediaan beras berkualitas bagi masyarakat.
Di tengah tingginya angka penyerapan, BULOG tetap mengutamakan kualitas untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan di Indonesia.***