Pertama, berkolaborasi dengan later stage startup untuk pengembangan solusi inovatif yang langsung terintegrasi ke sistem energi nasional.
Baca Juga: Poin PLN Mobile Kini Lebih Bernilai, Kamu Bisa Menukarnya dengan Hadiah hingga Mobil Listrik
Kedua, menjalankan program inkubasi untuk early stage startup melalui pendampingan, pelatihan, dan eksplorasi bisnis demi mendorong pertumbuhan dan dampak jangka panjang.
“Sejak 2023, melalui PLN Connext, kami telah membangun ekosistem startup energi yang konkret dan terstruktur.
"Kami percaya startup adalah katalis perubahan karena kegesitan, kreativitas, dan inovasi mereka yang tinggi,” ungkap Hartanto.
Baca Juga: PLN Startup Day 2025 Segera Digelar di Jakarta, Dorong Percepatan Transisi Energi di Indonesia
Sebagai wujud penguatan sinergi dengan pemerintah, PLN juga menandatangani dua kerja sama strategis dalam kesempatan ini.
Kerja sama pertama dilakukan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memperkuat pengembangan ekosistem digital melalui pemberdayaan produk dan layanan startup.
Sementara kerja sama kedua dijalin dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendukung kolaborasi riset dan pengembangan di bidang ketenagalistrikan.
Baca Juga: DISKON 50%, Promo Tambah Daya PLN Bangkit Lebih Terang Berlaku Sampai 23 Mei 2025
Tak hanya itu, PLN Group juga memperkuat kolaborasi dengan sejumlah startup terpilih dalam pengembangan teknologi Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), teknologi penangkapan karbon, hingga solusi kendaraan listrik.
Beberapa kerja sama strategis yang diteken antara lain: PLN Icon Plus dengan Magnar dan Soca.AI dalam pengembangan solusi IoT dan AI, PLN Enjiniring bersama TechnoGIS untuk penerapan AI di sektor rekayasa, PLN Nusadaya dan Algatek dalam pengembangan teknologi penangkapan karbon, serta PLN Electricity Services bersama Starvo dalam operasional SPKLU.
Di sisi lain, PLN Haleyora Powerindo juga bermitra dengan Charged untuk pengembangan armada kendaraan listrik.
Baca Juga: PLN EPI Raih Penghargaan Indonesia Regulatory Compliance Awards 2025
“Kami berharap, melalui kolaborasi ini, akan lahir startup energi Indonesia yang mampu mencapai level global bisa menjadi unicorn dengan valuasi lebih dari USD 1 miliar atau setara dengan berbagai startup energi kelas dunia,” tutup Hartanto.***