rilis-bumn

Pertamina Perkuat Kapasitas Domestik Hadapi Tekanan Global, Fokus Jaga Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 23 Mei 2025 | 07:30 WIB
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, sampaikan strategi Pertamina hadapi tekanan global dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Senayan, Kamis (22/5/2025). (Dok. Pertamina)

Dalam rapat yang sama, Wakil Direktur Utama Pertamina Wiko Migantoro menambahkan bahwa strategi perusahaan juga mencakup penguatan produksi dan serapan dalam negeri, pengembangan energi hijau, peningkatan keandalan operasional, serta pengelolaan pasokan minyak mentah dan produk secara lebih efisien.

Baca Juga: PLTS Atap Terbesar Pertamina Kini Resmi Beroperasi, Berbasis IoT

Dari sisi hulu migas, Pertamina fokus meningkatkan produksi nasional.

Melalui kerja sama dengan Kementerian ESDM dalam Pokja Peningkatan Produksi Hulu, target produksi minyak domestik ditetapkan mencapai 419 ribu barel per hari (MBOPD) pada 2025.

Selain itu, Pertamina juga akan mengoptimalkan serapan minyak mentah dari Pemerintah sebesar 12 juta barel, atau setara 30 ribu BPD.

Baca Juga: Disaksikan Menteri Ketenagakerjaan, Pertamina dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Sama

Wiko juga menyoroti akselerasi produksi energi hijau yang dilakukan perusahaan.

Salah satunya melalui penggunaan biodiesel B40 yang mampu mengurangi konsumsi solar hingga 9 juta barel per tahun.

Pertamina juga memproduksi bahan bakar hijau lainnya seperti Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebesar 2,4 persen dan bioetanol sebesar lima persen.

Baca Juga: Peringati Harkitnas ke-117, Pertamina Tegaskan Komitmen Wujudkan Kemandirian Energi Nasional

Strategi lain yang dijalankan adalah pengelolaan pasokan minyak mentah dan produk olahan dari pasar internasional melalui optimalisasi pola operasi, distribusi, dan skema pengalihan jalur distribusi.

Untuk memperkuat ketahanan suplai, Pertamina menerapkan pola Regular, Alternative, dan Emergency (RAE).

Dengan rangkaian strategi tersebut, Pertamina optimistis dapat terus menjaga ketahanan energi nasional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi terdepan yang adaptif terhadap dinamika global.***

Halaman:

Tags

Terkini