Kabar BUMN – PT TASPEN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan serta mendekatkan diri kepada peserta, terutama di wilayah-wilayah terpencil Indonesia.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah hadirnya TASPEN Kantor Cabang Kepulauan Nias yang kini telah beroperasi secara penuh sejak dibuka pada Januari 2017.
Peresmian kantor cabang tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama TASPEN, Rony Hanityo Aprianto, bersama Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, di lokasi kantor cabang baru TASPEN Kepulauan Nias.
“Gedung TASPEN Kantor Cabang Kepulauan Nias bukan sekadar simbol kehadiran fisik TASPEN bagi masyarakat, namun bukti konkret bahwa negara hadir melayani ASN, Pejabat Negara, dan Pensiunan hingga ke wilayah paling ujung Indonesia,” jelas Corporate Secretary TASPEN, Henra.
Keberadaan kantor cabang ini merupakan bagian dari transformasi layanan TASPEN untuk menjangkau lebih banyak peserta secara langsung dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.
Henra menambahkan, “Dengan layanan yang lebih dekat, kini peserta tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mengakses layanan TASPEN secara optimal.”
Baca Juga: TASPEN Siap Salurkan Gaji Ketiga Belas Pensiunan Mulai 2 Juni 2025
Wilayah kerja TASPEN Kantor Cabang Kepulauan Nias mencakup lima wilayah administratif, yakni Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat, dan Kabupaten Nias Utara, serta satu wilayah layanan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Gunungsitoli.
Secara keseluruhan, kantor cabang ini melayani 17.909 peserta aktif dan 6.812 pensiunan.
Setiap bulan, TASPEN menyalurkan manfaat program pensiun yang meliputi pensiun sendiri, pensiun janda atau duda, pensiun yatim-piatu, serta tunjangan veteran pejuang dan pembela.
Baca Juga: TASPEN dan JAMDATUN Teken Kerja Sama Hukum, Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Negara
Penyaluran ini turut mendukung daya beli dan perekonomian lokal masyarakat Kepulauan Nias.
Gedung baru ini telah dilengkapi dengan fasilitas layanan berbasis digital dan infrastruktur terstandarisasi guna mendukung efisiensi dan transparansi layanan.