Kabar BUMN - Pertamina EP Cepu Zona 12 dan Zona 11, bagian dari Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, terus mewujudkan komitmennya dalam mendukung ketahanan energi.
Senin (19/05/2025) lalu, Pertamina EP Cepu menggelar Roadshow Kelembagaan berupa kunjungan kerja kepada Kepala Staff Komando Daerah Militer (KASDAM) Brawijaya bersama jajaran di Surabaya.
Agenda ini dihadiri oleh Kasdam, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama; Asisten Intelijen, Kolonel Inf. Kris Bianto; Asisten Personalia, Kolonel Inf. Budi Handoko; Asisten Teritorial, Kolonel Inf. Heri B.W. dan jajaran lainnya.
Baca Juga: BTN Buka Lowongan Magang di Bandar Lampung, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!
Sedangkan dari SKK Migas dan Pertamina EP Cepu dihadiri oleh Kepala Departemen Operasi SKK Migas Jabanusa, Asyhad; Komisaris Utama Pertamina EP Cepu, Taufan Hunneman.
General Manager Zona 11, Zulfikar Akbar; General Manager Zona 12, Melfredi; Sr Manager HSSE Regional 4, Vendy Hendrawan Suprapto beserta jajaran managemen lainnya.
Kepala Departemen Operasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Asyhad menyampaikan bahwa SKK Migas terus mendorong hubungan yang harmonis dengan TNI melalui kerjasama strategis.
Baca Juga: Serasa di Afrika Padahal Cuma di Bali, Yuk Jelajahi Savana Tianyar yang Eksotis!
Sementara Komisaris Utama Pertamina EP Cepu, Taufan Hunneman menekankan pada sinergi untuk mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia antara TNI dengan Pertamina.
"Pertamina EP Cepu yang mengoperasikan lapangan Jambaran Tiung Biru yang juga mengkonsolidasikan pengoperasian operasi migas di wilayah Jawa Timur lainnya pada lapangan West Madura Offshore, Tuban East Java, Randugunting, Poleng, Alas Dara Kemuning, Cepu dan Sukowati siap mendukung ketahanan energi nasional," ujar Taufan.
"Tentu saja untuk mewujudkannya kita memerlukan dan kolaborasi strategis dengan TNI,” lanjutnya.
Hal senada diungkapkan General Manager Zona 11, Zulfikar Akbar dan General Manager Zona 12 Melfredi yang mengapresiasi dukungan TNI selama ini dalam mendukung operasional migas yang kondusif.
Kordinasi intens dengan TNI terus dilakukan baik bersama SKK Migas maupun koordinasi teknis yang dilaksanakan di lapangan.