rilis-bumn

Peran Strategis ASDP Meluas, Pengembangan Waterfront Tourism Kelas Dunia Jadi Salah Satunya

Minggu, 25 Mei 2025 | 15:00 WIB
ASDP berperan sebagai agent of development yang turut menyatukan kepulauan Indonesia melalui layanan transportasi laut yang modern, efisien, dan inklusif.

Kabar BUMN — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus berperan aktif menjadi katalisator pembangunan nasional melalui penguatan konektivitas maritim dari Sabang hingga Merauke.

Perusahaan juga menjangkau daerah-daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), sekaligus mendorong tumbuhnya destinasi wisata berbasis waterfront yang terintegrasi dan berkelas dunia.

Heru Widodo selaku Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan bahwa ASDP tidak hanya sekadar berperan sebagai operator penyebrangan.

Baca Juga: Danau Kaolin, Bekas Tambang di Bangka Belitung yang Menjelma Jadi Tempat Wisata dengan Pemandangan Menakjubkan

Lebih dari itu, lanjut dia, ASDP berperan sebagai agent of development yang turut menyatukan kepulauan Indonesia melalui layanan transportasi laut yang modern, efisien, dan inklusif.

“ASDP hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan penyeberangan, tetapi sebagai bagian dari solusi besar dalam memperkuat konektivitas nasional, mendukung kelancaran logistik, membuka isolasi wilayah 3T, serta mengakselerasi tumbuhnya destinasi wisata berdaya saing global,” ujar Heru.

ASDP mengoperasikan lebih dari 300 lintasan ferry jarak pendek yang menyambungkan berbagai daerah strategis.

Baca Juga: Cerita-cerita Perjalanan UMK Binaan MIND ID Menerobos Halangan dan Meraih Kesuksesan

Salah satunya, rute vital Merak–Bakauheni, yang menjadi poros utama pergerakan logistik dan mobilitas masyarakat antara Jawa dan Sumatera.

Selain itu, ASDP juga mengelola dua lintasan Long Distance Ferry (LDF), yakni Balikpapan–Parepare dan Jangkar–Lembar, sebagai bagian dari dukungan terhadap konsolidasi logistik nasional antarwilayah.

Menjangkau Pelosok Negeri Melalui Perintis

Baca Juga: PNM Gaungkan AKSI Cegah Stunting, Jangkau 7.000 Anak Prasejahtera untuk Masa Depan Indonesia yang Lebih Sehat

Dalam mendukung aksesibilitas wilayah 3T, ASDP mengelola sekitar 210 lintasan perintis dengan dukungan 83 unit kapal, sesuai amanat Permenhub No. PM 60 Tahun 2021.

Tahun ini, alokasi subsidi angkutan penyeberangan perintis dari pemerintah mencapai Rp450,4 miliar, sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak mobilitas masyarakat di wilayah terluar dan terpencil.

“Layanan perintis bukan sekadar penugasan, tetapi bagian dari misi negara untuk menghadirkan keadilan akses transportasi laut.

Halaman:

Tags

Terkini