Keseluruhan sistem ini digunakan untuk mengontrol dan meminimalkan risiko ESG secara menyeluruh.
Baca Juga: Kapan Idul Adha 2025? Berikut Jadwal Kalender Dzulhijjah dan Penetapannya
Dalam upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas, PLN menerbitkan sejumlah laporan keberlanjutan yang mengacu pada standar internasional.
Laporan tersebut mencakup ESG Performance Report berbasis IFRS S1, Climate Related Disclosure Report berdasarkan IFRS S2, serta laporan Task Force on Nature-related Financial Disclosure Report.
PLN juga telah menyampaikan pengungkapan performa keberlanjutannya melalui platform CDP (Carbon Disclosure Project).
Baca Juga: Harga Tiket Turun! Nikmati Perjalanan dari Thamrin City ke Bandara Soetta Hanya Rp60 Ribu
Hasilnya, terjadi peningkatan skor dari C ke B untuk pengelolaan air dan dari D ke C untuk isu perubahan iklim, sebagaimana diumumkan oleh CDP pada Maret 2025.
Darmawan menegaskan komitmen perusahaan dalam terus memperbaiki tata kelola ESG sebagai prioritas utama.
Ia menyatakan bahwa PLN akan terus beradaptasi terhadap tantangan baru dalam isu keberlanjutan seperti keamanan siber, rantai pasok berkelanjutan, serta konservasi air demi menjaga relevansi dan ketahanan bisnis.
Baca Juga: Magang Seru di Danareksa! Posisi HC Strategy & Talent Management Menantimu
”PLN tidak hanya memperkuat ketahanan bisnisnya, tetapi juga turut berkontribusi langsung pada pencapaian ESG dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta mendukung swasembada energi nasional yang hijau dan inklusif,” tutupnya. ***