Program ini terbuka untuk lulusan dari sedikitnya 20 jurusan berbeda, mulai dari Teknik, Hukum, Komunikasi, Manajemen, Hubungan Internasional, Kesehatan, Desain, Ekonomi, hingga berbagai disiplin ilmu lainnya.
Baca Juga: PHR Resmi Teken Tiga Kontrak Penjualan Gas Bernilai Rp 2,8 Triliun di Ajang IPA Convex 2025
Meski demikian, jurusan teknik masih mendominasi mayoritas peserta magang sebelumnya.
Adapun untuk mengikuti program ini, peserta yang mendaftar untuk penempatan di Riau wajib memiliki keterangan lahir, domisili, atau berasal dari perguruan tinggi di wilayah Riau.
Sementara untuk posisi di Jakarta, pendaftaran terbuka secara nasional tanpa batasan wilayah domisili.
Baca Juga: PHR Zona 4 Gelar Kegiatan Edukasi Migas untuk Wartawan di PALI Sumsel
Calon peserta harus memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) dari perguruan tinggi dengan akreditasi minimal B (baik sekali), memiliki IPK minimal 3.00, dan belum bekerja.
Penempatan peserta akan disesuaikan dengan lokasi pilihan masing-masing di seluruh Zona Rokan dan Jakarta.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://magangphr.id mulai 1 hingga 5 Juni 2025.
Baca Juga: Langkah Nyata PHR Jaga Kelestarian Lingkungan di Tengah Kegiatan Operasional
Proses seleksi akan dilaksanakan dari 9 hingga 20 Juni 2025, yang mencakup seleksi administrasi, tes potensi akademik (TPA) secara daring, wawancara, dan finalisasi peserta.
Peserta yang lolos seleksi selanjutnya akan menjalani medical checkup pada 1–4 Juli 2025.
Para peserta yang terpilih akan mengikuti proses onboarding dan orientasi sebelum program magang resmi dimulai pada 19 Agustus 2025.
Baca Juga: PHR Terus Perkuat Pemeliharaan Jalur Pipa Rokan dengan Teknologi Canggih
Penempatan peserta kepada para mentor dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Agustus 2025.