Konsep bangunan berkelanjutan diterapkan melalui penggunaan material resisten cuaca, efisiensi energi, dan pemanfaatan material bersertifikat ramah lingkungan (Eco Labelling).
Air olahan IPAL akan dimanfaatkan untuk penyiraman tanaman dan pencucian kendaraan, serta rencana green building tingkat pratama.
Baca Juga: Kuartal I/2025, Pelindo Regional 4 Catatkan Kinerja Positif
"Target penyelesaian proyek ini adalah Desember 2025. Dalam pelaksanaan proyek, Hutama Karya melibatkan 10%-20% tenaga kerja lokal untuk mendukung ekonomi masyarakat sekitar.
"Tidak terdapat perbedaan desain konstruksi maupun fungsi sistem dibandingkan proyek RS lain yang dikerjakan Hutama Karya,” tutup Adjib.
Pembangunan RSUD Kota Bima diharapkan dapat meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, memperkuat peran daerah dalam penyediaan layanan kesehatan rujukan, serta memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi lokal.***