Kabar BUMN – Petani di Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, selama ini menghadapi kesulitan akibat keterbatasan air.
Mereka hanya mampu melakukan dua kali panen dalam setahun karena sepenuhnya bergantung pada air hujan.
Namun, situasi berubah sejak PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan dukungan berupa fasilitas irigasi terpadu yang kini mampu mengairi lahan pertanian seluas 10 hektare.
Baca Juga: Loker BUMN Terbaru! DAMRI Buka Sejumlah Posisi Staf IT, Simak Syarat dan Kualifikasinya
Dampaknya, para petani kini dapat panen hingga empat kali dalam setahun.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menyampaikan bahwa SIG terus menjalankan program CSR yang fokus pada pemecahan masalah mendasar di masyarakat.
Program tersebut dirancang agar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, terutama dalam aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Baca Juga: Truntum Kuta Raih Penghargaan Internasional “Top Producing Hotel 2025” dari Trip.com di Shanghai
“Bantuan irigasi ini efektif membantu para petani mencukupi kebutuhan pengairan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian."
"Alhamdulillah, program ini pun sejalan dan mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan dan pengelolaan air untuk memberikan sebesar-besarnya manfaat bagi masyarakat,” kata Vita Mahreyni.
Fasilitas irigasi yang diberikan SIG terdiri atas pembuatan sumur bor, pompa air, tandon berkapasitas 1.000 liter, serta jaringan pipa untuk menyalurkan air ke lahan.
Baca Juga: Bercengkrama Santai dengan Alam di Hutan Pinus di Yogyakarta, Ketenangan Pun Mungkin Didapat
Solusi ini terbukti memperbaiki kondisi pertanian warga.
Salah satu petani dari Dusun Bororejo, Dasran, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan mata pencahariannya.