Kampanye ini terus disosialisasikan melalui berbagai platform digital, media cetak, dan kanal internal perusahaan.
Penangkapan tersangka penipuan ini menjadi sinyal tegas bahwa TASPEN tidak akan membiarkan kejahatan siber yang menyerang pesertanya terus berlangsung.
TASPEN berkomitmen mengawal proses hukum hingga tuntas dan memperkuat langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
Baca Juga: TASPEN Selenggarakan Webinar Cegah Perundungan, Dorong Budaya Kerja Aman dan Inklusif
Dengan kolaborasi bersama aparat penegak hukum, pemangku kepentingan, serta partisipasi aktif peserta, TASPEN percaya sistem perlindungan yang kokoh hanya bisa dibangun melalui kesadaran dan kerja sama bersama.
“Langkah proaktif TASPEN dalam mendukung pemberantasan penipuan ini selaras dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir melalui Kementerian BUMN, yang menekankan pentingnya perlindungan masyarakat sebagai bagian dari pelayanan prima.
"Terima kasih kepada Polri, dalam hal ini Polda Metro Jaya, atas bantuannya untuk mengungkap pelaku penipuan yang mengatasnamakan TASPEN.
"Semoga proses ini terus berlanjut hingga seluruh komplotan pelaku berhasil ditangkap, sehingga tidak ada lagi peserta, khususnya pensiunan, yang menjadi korban kejahatan serupa,” tutup Henra.***