rilis-bumn

Patra Drilling Contractor Gandeng Perusahaan Korsel, Siap Kelola Unit Usaha Baru di Sektor Detektor Gas

Rabu, 11 Juni 2025 | 16:30 WIB
PT Patra Drilling Contractor resmi gandeng Gastron Co. Ltd. dari Korea Selatan. Kolaborasi ini fokus pada penyediaan detektor gas dan api untuk keamanan di sektor migas dan petrokimia.

“Kerja sama ini juga memungkinkan PDC melakukan co branding atas produk-produk Gastron dan mendaftarkan merk hasil co branding tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga: Kamu Traveler Perempuan? Ini Rekomendasi 10 Kota Paling Aman yang Bisa Kamu Kunjungi

Faried optimistis produk-produk Gastron ataupun yang nantinya telah melalui co branding, akan diterima dengan baik oleh pelaku industri migas dan petrokemikal lain di Indonesia.

Hal itu dikarenakan menurutnya perlindungan yang optimal dan sistem yang berfungsi dengan baik memerlukan produk yang tepat dan berkualitas.

Kemitraan ini menjadi bagian dari ekspansi bisnis PDC untuk menjadi perusahaan penyedia jasa pendukung kegiatan operasi minyak dan gas dengan layanan menyeluruh yang andal, efisien, dan kompetitif.

Baca Juga: PT Timah Dukung Pengelolaan Sampah Warga Lewat Donasi Motor Tiga Roda untuk Bank Sampah Nyiur Karya Lestari

“Kerja sama PDC dan Gastron harapannya mampu memaksimalkan kesempatan bagi kedua perusahaan untuk alami pertumbuhan ekonomi, mempercepat pencapaian tujuan strategis masing-masing, dan membuka jalan menuju ekspansi global,” jelas Faried.

Dari pihak Gastron, Mr. Seungweon Oh selaku Direktur Gastron CO. Ltd mengungkapkan antusiasmenya menjalin kerja sama dengan PDC dan mengaku pihaknya sudah siap untuk segera memasuki langkah sinergis berikutnya.

“Ini merupakan salah satu bentuk ekspansi market kami secara global. Dan kami mengharapkan setiap kesepakatan dalam kerja sama dengan PDC dapat segera terealisasikan sesuai rencana,” tambah Seungweon.

Baca Juga: BNI Wujudkan Kantor Hijau Lewat Program Nol Sampah ke TPA

Adapun setelah penandatanganan MoU, PDC akan segera melakukan pendaftaran merk dagang co-branding PDC dan Gastron dengan nama Petra Prima.

"Semoga penandatanganan nota kesepahaman ini dapat menjadi awal yang baik dan memberikan kesuksesan bagi kedua belah pihak khususnya, dan bagi industri migas Indonesia pada umumnya," tutup Faried.***

Halaman:

Tags

Terkini