rilis-bumn

Kerja Keras Pertamina dari Hulu ke Hilir Dorong Swasembada Energi

Sabtu, 14 Juni 2025 | 06:00 WIB
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius (tengah) saat Konferensi Pers Capaian Kinerja PT Pertamina (Persero) 2024 di Grha Pertamina, Jumat, 13 Juni 2025.

Sepanjang 2024, imbuh Fadjar, Pertamina telah melakukan pengeboran intensif dan massif dengan 22 Exploration, 821 Development, 981 Workover, serta 36.860 Well Intervention Well Services (WIWS).

Baca Juga: 7 Tempat Wisata Gratis di Jakarta, Cocok untuk Mengisi Waktu Libur Sekolah Saat Sedang Minim Budget

“Produksi migas Pertamina telah tembus satu juta barrel setara minyak. Pertamina terus mencari sumber cadangan migas baru untuk mendukung keberlanjutan,” imbuh Fadjar.

Di sektor Midstream,  Pertamina terus mengoptimalkan kinerja kilang yang telah berhasil mencapai Yield Valuable hingga 83,2% dengan volume intake rerata ~320 Juta Barrel.

Kontribusi kilang Pertamina mencapai 70 persen BBM Nasional serta 100 persen untuk produk avtur dan biosolar.

Baca Juga: Libur Sekolah, KAI Tawarkan Potongan Harga 30% untuk Perjalanan Ekonomi dengan 14 Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation

Di bisnis Hilir, sepanjang 2024 Pertamina berhasil mencatatkan rekor penjualan BBM sebanyak 105 juta KL naik 6 persen dibanding tahun 2023.

Pada saat yang sama, Pertamina sukses menjalankan penugasan Pemerintah dalam penyaluran BBM Subsidi.

“Dengan digitalisasi, Pertamina berhasil menjaga distribusi BBM Subsidi sesuai dengan kuota yang ditetapkan Pemerintah bahkan berhasil melakukan efisiensi,” tandas Fadjar.

Baca Juga: 5 Kuliner Indonesia yang Masuk dalam Daftar Warisan Budaya Tak Benda

Pertamina juga berhasil menjalankan tugas dalam penyediaan dan pendistribusian energi.

Pertamina mengelola lebih dari 15.000 titik ritel BBM dan lebih dari 250.000 titik pangkalan LPG, guna memastikan ketersediaan energi di seluruh Indonesia.

Pada bisnis gas, Pertamina berhasil mengelola 312 juta MMBTU volume niaga gas.

Baca Juga: Brantas Abipraya Dorong Swasembada Energi Lewat Proyek Energi Terbarukan, Dukung Penuh Program Asta Cita

Sedangkan, volume transmisi gas meningkat 6 persen dibandingkan tahun 2023, menunjukan bahwa Pertamina menguasai 91 persen pasar gas bumi di Indonesia (market share).

Halaman:

Tags

Terkini