Kabar BUMN — Di sebuah ruangan yang penuh semangat, dua sahabat istimewa, Ina (11 tahun) dan Sintia (12 tahun), terlihat begitu fokus menyusun karya mereka.
Dengan penuh ketekunan, mereka didampingi oleh Elysabeth, salah satu Kakak Asuh, yang tak hanya mengamati tetapi juga sesekali membantu.
Dyta, salah satu relawan dalam kegiatan ini, mengatakan bahwa pelatihan ini bukan sekadar ajang untuk membuat kerajinan, tapi juga sarana belajar tentang kesabaran, kehadiran, dan menjadi teman yang bisa diandalkan.
Baca Juga: Kerja Keras Pertamina dari Hulu ke Hilir Dorong Swasembada Energi
“Saya ikut belajar bagaimana berempati,“ ungkapnya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) Regional Internasional Subholding Upstream Pertamina dalam mendukung anak-anak difabel dari Sekolah Tari Sahabat Istimewa Bogor.
Melalui program Community Involvement and Development (CID), PIEP kembali menciptakan ruang untuk anak-anak berekspresi, bermimpi, dan berkembang bersama dalam suasana yang inklusif.
Baca Juga: Siap-Siap Merantau! Ini 7 Hal yang Wajib Dipersiapkan Mahasiswa Baru Sebelum Kuliah di Luar Kota
Program Kakak Asuh yang kini memasuki tahun kedua, mengadakan pelatihan kreatif berbasis kesukarelawanan.
Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian, dan empati.
Total ada 60 anak difabel atau Sahabat Istimewa yang dibimbing oleh 10 Kakak Asuh dalam suasana belajar dan bermain yang saling mendukung.
Baca Juga: Loker BUMN Juni 2025, PT GDPS Buka Lowongan untuk Lulusan SMA di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
Dalam sambutannya, Dhaneswari Retnowardhani, Manager Relations PIEP, menyampaikan, “Kami percaya setiap anak memiliki potensi luar biasa. Yang dibutuhkan hanyalah ruang aman untuk bertumbuh, perhatian yang tulus, dan pendampingan yang tepat."
"Peran Kakak Asuh bukan hanya sebagai pembimbing, tapi juga sebagai sahabat yang mendengarkan dan menguatkan mereka untuk terus percaya diri.”