Baca Juga: Empat Hari Penuh Pesona! Lovina Festival 2025 Angkat Keindahan Bahari Bali Utara
Dalam bidang eksplorasi, di tahun 2024 PHE mencapai total temuan sumber daya 2C sebesar 652,19 juta barel setara minyak (MMBOE).
Penemuan sumber daya 2C di tahun 2024 ini mengalami pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 11,3% dalam tiga tahun terakhir, dimana total temuan sumber daya 2C pada tahun 2021 sebesar 486,70 MMBOE.
Pada 2024, PHE berhasil mendapatkan dua discovery besar, yakni dari struktur Tedong (TDG)-001 dengan sumber daya 2C sebesar 108,05 juta barel setara minyak (MMBOE) dan dari struktur Padang Pancuran (PPC)-1 dengan sumber daya 2C sebesar 140,61 MMBOE.
Baca Juga: Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak Difabel, PIEP Gelar Pelatihan Inklusif Penuh Kasih
Ini menjadi sumber daya 2C terbesar yang berhasil ditemukan Pertamina dalam 15 tahun terakhir.
PHE juga mencatatkan survei Seismik 2D sepanjang 769 km dan Seismik 3D seluas 4.990 km² di tahun 2024.
Pada tahun lalu, PHE juga menandatangani kontrak bagi hasil untuk 1 (satu) wilayah kerja eksplorasi baru di luar negeri, yakni Blok SK510 di offshore Sarawak, Malaysia.
Baca Juga: ITDC Perkenalkan The Golo Mori sebagai Destinasi MICE dan Leisure Masa Depan, Siap Sambut BBTF 2025
Juga, 2 (dua) wilayah kerja eksplorasi baru di dalam negeri, yaitu Blok Melati di offshore dan onshore Southeast Sulawesi dan Blok North Ketapang di offshore North East Java.
Tiga wilayah kerja eksplorasi baru ini memiliki estimasi total sumber daya potensial sebesar 3,02 miliar barel setara minyak (BBOE).
PHE menjalankan berbagai macam program strategis untuk pengembangan bisnis perusahaan di tahun 2024, antara lain:
- Menjaga rasio cadangan migas terhadap produksi (reserves to production)
- Perbaikan fiscal term, monetisasi dan komersialisasi lapangan migas
- Optimasi dan pengelolaan lapangan mature
- Pengembangan bisnis anorganik
- Melakukan sinergi dan kerja sama strategis antaranak perusahaan
- Pengembangan low carbon business
Baca Juga: Loker BUMN Juni 2025, PT GDPS Buka Lowongan untuk Lulusan SMA di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
Seluruh strategi yang dijalankan bertujuan untuk menjaga keberlanjutan hulu migas dalam negeri dan mendorong kinerja PHE.
Di bidang Environment, Social, Governance (ESG), program dekarbonisasi yang dijalankan PHE pada tahun 2024 berhasil memangkas emisi karbon sebesar 1.186,87 kiloton setara CO2 (KTon CO2e).