rilis-bumn

Purna PMI Bangkit Lewat Makrame dan Manik, Program Purnama Subang Kembangkan Keterampilan

Selasa, 17 Juni 2025 | 06:00 WIB
Para perempuan Desa Compreng, Subang mempelajari teknik pembuatan kerajinan tangan makrame dan manik-manik, bekal membangun usaha kreatif lokal bersama program Purnama Subang dari Pertamina EP Subang.

Kabar BUMN – Di ruangan sederhana yang diterangi cahaya matahari, puluhan tangan menari merangkai benang dan manik. Bukan sekadar merajut, tapi merangkai asa.

Ada 42 perempuan yang ikut pelatihan ini, 22 di antaranya adalah ibu-ibu purna Pekerja Migran Indonesia (PMI), para pejuang devisa yang kini mencari pijakan baru di tanah air.

Sisanya anak-anak mereka yang tengah menata masa depan. Mereka semua hadir dengan satu tujuan belajar, berkarya, dan menemukan potensi tersembunyi dalam diri.

Baca Juga: Ini Masalah yang Sering Dihadapi dan Cara Mengatasinya Ketika Traveling Bersama Keluarga Besar

Lewat program Purnama Subang (Purna Pekerja Migran Indonesia Berdaya Menjaga Lingkungan Bersama Subang) dari Pertamina EP Subang Field, mereka mendapat pelatihan kerajinan tangan berbahan makrame dan manik-manik.

Selama dua hari, 25–26 Mei 2025, para peserta belajar langsung dari mentor Kelompok Pelita.

Bukan hanya keterampilan yang mereka bawa pulang, tapi juga semangat untuk bangkit dan berkarya.

Baca Juga: PT PG Rajawali II Buka Lowongan Magang BUMN untuk Mahasiswa Hukum, Posisi Legal di Kota Cirebon

Salah satu kerajinan tangan makrame berupa tas tangan, hasil kreasi ibu-ibu purna pekerja migran di Subang.

Desy Diana, salah satu narasumber yang juga sosok regenerasi local hero Purnama Subang, bersyukur Pertamina EP Subang Field mengadakan pelatihan ini.

“Saya pernah berada di posisi para peserta. Dulu saya juga purna migran yang bingung harus mulai dari mana saat kembali ke Indonesia.

"Lewat pelatihan dan pendampingan, saya menemukan potensi dalam diri saya. Semoga pelatihan ini bisa jadi sumber ekonomi baru bagi mereka,” ujar Desy.

Baca Juga: Menambah Pengetahuan Selama Libur Sekolah, Jelajahi 7 Museum di Yogyakarta yang Edukatif

Pelatihan membuat kerajinan tangan ini membuka akses untuk bertumbuh.

Halaman:

Tags

Terkini