Pertamina membagi domisili jurnalis ke dalam 10 teritori, yakni:
Baca Juga: Hari Susu Nasional 2025, DEB Pertamina Dorong Ketahanan Pangan Lewat Energi Terbarukan
- Sumatra Bagian Utara (Sumbagut)
- Sumatra Bagian Tengah (Sumbagteng)
- Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel)
- DKI Jakarta – Jawa Bagian Barat
- Jawa Bagian Tengah (JBT)
- Jatimbalinus dan Nusa Tenggara
- Kalimantan
- Sulawesi
- Maluku – Papua
- Holding
Baca Juga: Pertamina Bukukan Laba Rp49,5 Triliun di 2024, Kontribusi ke Negara Capai Rp401 Triliun
Publikasi peserta akan dinilai berdasarkan dua Pilar Topik, yaitu Bisnis dan Non-Bisnis.
Masing-masing topik terdiri dari empat kategori karya, yaitu:
- Karya Tulis
- Karya TV
- Karya Radio
- Karya Essay Foto
Baca Juga: Pertamina Luncurkan Wajah Baru Media Korporasi Website
Dengan demikian, AJP 2025 menghadirkan total delapan kategori yang bisa diikuti.
Proses seleksi dan penilaian akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari tingkat Teritori hingga Nasional, oleh dewan juri profesional dari berbagai disiplin ilmu yang bekerja secara independen, profesional, dan transparan.
Pemenang AJP 2025 akan terbagi menjadi tiga tingkatan: Pemenang Teritori, Pemenang Nasional, dan Pemenang Tertinggi Best Of The Best.
Baca Juga: Pertamina Drilling Rayakan Ulang Tahun ke-17 dengan Komitmen Inovasi Berkelanjutan
Pertamina pun menyiapkan berbagai bentuk apresiasi bagi para pemenang, termasuk trofi, hadiah uang tunai, serta pelatihan di luar negeri.
“Karya-karya jurnalistik AJP akan menjadi sumber energi, edukasi dan informasi untuk masyarakat.
"Mari bersama wujudkan keterbukaan, sebagai energi untuk Indonesia. AJP 2025, Energizing Indonesia,” pungkas Fadjar.***