Inisiatif ini juga menjadi bagian dari strategi brand engagement Livin’ by Mandiri yang menyasar segmen generasi muda aktif dan dinamis.
Baca Juga: Siap Magang dan Punya Skill Coding? Coba Kesempatan Fullstack Developer di Telkom Indonesia!
Network Relationship Manager Area Mataram (NTB) Bayu Agustian menyatakan, “Sejalan dengan keinginan mengakselerasi prestasi olahraga motorsport nasional, kami optimis Mandalika Superbike School ini dapat menghasilkan pembalap potensial yang sanggup membawa bendera Merah Putih di tingkat internasional,”.
“Mandiri Superbike School sebagai platform sinergi antara sektor perbankan, otomotif, dan pariwisata yang mendorong penguatan ekosistem motorsport dan nilai tambah kawasan secara berkelanjutan. The Mandalika terus mendorong terciptanya ekosistem motorsport yang produktif, inklusif, dan berdampak jangka panjang,” tutup Fitri.
Profil Troy Corser
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Jakarta Fair 2025 Siap Hadir Lagi dengan Beragam Hiburan Seru
Troy Gordon Corser adalah salah satu pembalap tersukses asal Australia yang dikenal luas di dunia balap motor internasional, terutama di ajang World Superbike (WorldSBK).
Lahir pada 27 November 1971 di Wollongong, Australia, Corser memulai karir profesionalnya di kejuaraan Australia Superbike, sebelum menembus panggung dunia lewat AMA Superbike, WorldSBK, dan sempat mencicipi MotoGP pada 1997 bersama Yamaha.
Karier balapnya di WorldSBK berlangsung dari 1992 hingga 2011, dengan dua gelar Juara Dunia – bersama Ducati pada 1996 dan Suzuki pada 2005.
Dikenal sebagai “Mr. Superpole”, Corser mencatatkan 33 kemenangan dan 130 podium selama kariernya, membela pabrikan ternama seperti Ducati, Yamaha, Suzuki, dan BMW.
Saat ini, ia aktif sebagai instruktur balap profesional untuk para pembalap muda dunia.
Sepanjang kariernya di ajang World Superbike (World SBK), Troy Corser telah bergabung dengan sejumlah tim balap papan atas dan mencatatkan berbagai pencapaian penting.