rilis-bumn

Eksplorasi Cerita Humanis dalam Program TJSL, Pertamina Ajak Peserta AJP 2025 Terlibat Aktif

Kamis, 19 Juni 2025 | 18:30 WIB
Pertamina ajak peserta AJP 2025 eksplorasi cerita humanis Program TJSL yang berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan di seluruh Indonesia. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) mengajak para jurnalis yang mengikuti ajang Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025 untuk lebih dalam mengeksplorasi berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan oleh Pertamina Group di berbagai wilayah Indonesia.

Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina, menjelaskan bahwa di dalam program TJSL, terdapat banyak kisah inspiratif dan menyentuh yang layak diangkat menjadi karya jurnalistik.

“Dalam Program TJSL banyak cerita humanis, banyak program yang bisa dielaborasi, banyak manfaat yang bisa didalami sehingga menarik para jurnalis untuk mempublikasikannya sebagai salah satu topik pemberitaannya,” ujar Fadjar.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Hotel Aesthetic & Kekinian di Yogyakarta, Harganya Juga Ramah di Kantong

Ia menambahkan bahwa tema TJSL yang merupakan bagian dari Pilar Non Bisnis, menjadi salah satu pilihan kategori dalam AJP 2025. Tema ini terbuka untuk berbagai jenis media seperti cetak, online, radio, televisi, termasuk karya fotografi.

Menurut Fadjar, tema TJSL selalu menjadi pilihan yang populer di kalangan jurnalis setiap kali AJP diselenggarakan.

Agar peluang menang semakin besar, jurnalis dapat mengikutsertakan karya bertema TJSL di berbagai kategori seperti karya tulis (baik cetak maupun online), siaran radio, tayangan televisi, hingga essay foto.

Baca Juga: Bertemu Chen Zheyuan di Jakarta? Ini Cara Ikut Event Eksklusif dari iQIYI Indonesia dan Telkomsel

“Program TJSL memberikan energi secara berkelanjutan kepada masyarakat Indonesia untuk bergerak maju dan mencapai kehidupan yang lebih baik sejalan dengan Asta Cita dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGS),” tambah Fadjar.

Salah satu program unggulan TJSL yang memiliki dampak signifikan adalah Desa Energi Berdikari (DEB), yang telah diimplementasikan di 172 wilayah.

Program ini mendorong masyarakat untuk mandiri secara energi dengan memanfaatkan energi terbarukan dan telah menghasilkan listrik sebesar 733.559 Wp setiap tahunnya.

Baca Juga: WIKA Perkuat Konektivitas Inti Pusat Pemerintahan IKN Lewat Proyek Jalan Rp426 M

Energi bersih yang digunakan, seperti tenaga surya, mikrohidro, dan gabungan surya serta angin, turut memperkuat ketahanan pangan desa dengan produksi padi mencapai 15.762 ton per tahun.

Selain itu, pemanfaatan energi ramah lingkungan ini turut menyumbang pada penurunan emisi karbon sebesar 729.662 ton CO2eq per tahun.

Halaman:

Tags

Terkini