Tak hanya itu, PEPC juga menerima penghargaan lainnya seperti Patra Nirbhaya Karya untuk kategori tanpa kehilangan jam kerja akibat kecelakaan serta Patra Karya Raksa Tama dalam bidang pembinaan keselamatan migas.
Baca Juga: Kolaborasi MIND ID Group, Anak Usaha PT Timah Tbk Luncurkan Proyek PLTS
Dalam rangka menjalankan prinsip Environment, Social and Governance (ESG), PEPC melaksanakan berbagai program strategis. Pada tahun 2024, PEPC menanam sebanyak 183.771 pohon sebagai upaya mendukung program dekarbonisasi.
Selain itu, berbagai inisiatif CSR yang menyasar pada pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat juga dijalankan. PEPC meraih penilaian “Sangat Baik” dengan skor 88,354 untuk penerapan Good Corporate Governance (GCG), serta menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sesuai standar ISO 37001:2016.
Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai pemegang saham utama turut menyampaikan penghargaan atas pencapaian PEPC selama 2024.
Baca Juga: PLN Catat Peningkatan Keandalan Listrik Sepanjang 2024, Durasi dan Frekuensi Gangguan Menurun 24%
Muharram Jaya Panguriseng, Direktur Eksplorasi PHE menyatakan, “PHE sebagai pemegang saham memberikan apresiasi atas keberhasilan PEPC dalam menjaga kinerja bisnis dan produksi di tahun 2024."
"PEPC berhasil menjalankan operasi migas yang aman dengan hasil produksi gas yang meningkat. PHE mendorong inovasi dan pelaksanaan rencana strategis di 2025 dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan”.
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) merupakan entitas dari Subholding Upstream Pertamina yang bergerak di bidang eksplorasi dan eksploitasi migas, khususnya di Blok Cepu. PEPC menjadi operator untuk Lapangan Unitisasi Jambaran Tiung Biru (JTB) yang terletak di Bojonegoro, Jawa Timur. ***