rilis-bumn

DAMRI Targetkan 200 Bus Listrik, Perkuat Infrastruktur Charging Station sebagai Langkah Strategis

Sabtu, 21 Juni 2025 | 18:45 WIB
Fasilitas charging station DAMRI kembali diperluas.

Kabar BUMN – DAMRI baru ini memperluas infrastruktur charging station untuk armada bus listriknya.

Langkah ini memperkuat komitmen DAMRI dalam mendukung transportasi ramah lingkungan.

Head of Corporate Communication DAMRI Atikah Abdullah menjelaskan bahwa saat ini DAMRI telah mengoperasikan 30 unit charging station di Stasiun DAMRI Klender dan 26 unit di Stasiun DAMRI Pupar.

Baca Juga: WSBP Suplai Half Slab untuk Kantor Gubernur Papua Selatan

Sebagai bagian dari rencana ekspansi armada bus listrik, DAMRI akan menambah fasilitas charging station di Stasiun DAMRI Cawang sebanyak 15 unit dan di Stasiun DAMRI Ciputat sebanyak 24 unit.

Penambahan fasilitas charging station ini merupakan langkah strategis untuk mendukung operasional seluruh unit armada listrik DAMRI, terutama mengingat proyeksi penambahan 200 unit bus listrik di tahun 2025.

Dari jumlah tersebut, 70 unit Zhongtong dan 5 (lima) unit VKTR hasil karya anak bangsa yang mulai beroperasi pada akhir Juni 2025.

Baca Juga: Buka Peluang Berkarier! Magang di PT INALUM Khusus Mahasiswa Semester Akhir

Hal ini menandai tonggak penting dalam transformasi transportasi publik yang lebih bersih dan efisien.

Setiap charging station mampu mengisi daya penuh satu unit bus listrik dalam waktu maksimal dua jam.

Dengan kapasitas baterai sebesar 350 kWh, bus listrik DAMRI dapat menempuh jarak hingga 250 kilometer dalam satu kali pengisian penuh, memberikan solusi transportasi yang andal dan ramah lingkungan bagi masyarakat.

Baca Juga: Hari Ini di TMII! Tari Kecak Hanoman Duta Siap Bakar Semangat Penonton

“Pengembangan infrastruktur charging station ini sangat penting untuk memastikan kelancaran operasional armada bus listrik kami yang terus bertambah.

"DAMRI berkomitmen untuk mendukung transisi menuju transportasi berkelanjutan dan mendukung target Net Zero Emission pada 2060 melalui inovasi dan investasi berkelanjutan," lanjut Atikah.

Halaman:

Tags

Terkini