rilis-bumn

Pertamina Hulu Indonesia Tunjukkan Performa Cemerlang di 2024, TRIR Terendah dalam 5 Tahun

Selasa, 24 Juni 2025 | 14:30 WIB
Pertamina Hulu Indonesia (PHI) catatkan kinerja positif sepanjang 2024! Produksi minyak dan gas stabil, laba naik 19%, serta pencapaian TRIR terendah dalam lima tahun terakhir.

Kabar BUMN — PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional Kalimantan, Subholding Upstream Pertamina, melaporkan hasil kinerja tahun buku 2024 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 20 Juni 2025.

Selama tahun tersebut, perusahaan mencatat produksi minyak mencapai 44,27 ribu barel per hari (MBOPD), sementara produksi gas menyentuh angka 526,04 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Dalam aspek keselamatan kerja, PHI menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan mencatatkan Total Recordable Incident Rate (TRIR) terendah dalam lima tahun terakhir, menandai keberhasilan penguatan budaya keselamatan kerja secara konsisten.

Baca Juga: Maher Zain Siap Tampil di BSI International Expo 2025, Harmoni Spiritual dan Hiburan di Tengah Ekosistem Halal

Dari sisi keuangan, PHI juga berhasil mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 19% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pencapaian ini tak lepas dari pelaksanaan strategi selective investment yang terukur dan berorientasi pada optimalisasi nilai serta efisiensi operasional.

Hasil ini merupakan akumulasi dari sinergi tiga anak perusahaan PHI yang beroperasi di Kalimantan Timur, yakni Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

Baca Juga: PT Timah Perkuat Dampak Sosial Lewat Program CSR Berkelanjutan

RUPST tersebut dihadiri oleh jajaran komisaris, direksi, serta manajemen PHI, bersama perwakilan pemegang saham dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina Pedeve Indonesia.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini yang merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus berinvestasi dalam pengeboran eksplorasi dan eksploitasi, serta menjalankan sinergi kuat di antara anak usaha dan afiliasi PHI dalam menjaga keberlanjutan produksi migas demi ketahanan energi nasional.

“PHI menyelesaikan pengeboran satu sumur eksplorasi serta 150 sumur pengembangan atau eksploitasi. Selain itu, perusahaan juga melampaui target pekerjaan workover dengan menyelesaikan 426 pekerjaan dari target 400 pekerjaan, yang menunjukkan efektivitas operasional di lapangan,” paparnya.

Baca Juga: 3 Masjid Indonesia Masuk ke Jajaran Terbesar di Asia Tenggara, Ini 5 Daftarnya!

Anto, sapaan akrab Sunaryanto, menegaskan bahwa di PHI, keselamatan kerja menjadi fondasi utama dalam mendukung keberhasilan bisnis migas perusahaan.

“Kami meyakini bahwa kinerja keselamatan yang unggul akan mendukung keberhasilan dan keberlanjutan operasi dan bisnis migas perusahaan.

Halaman:

Tags

Terkini