rilis-bumn

Pertamina Hulu Indonesia Tunjukkan Performa Cemerlang di 2024, TRIR Terendah dalam 5 Tahun

Selasa, 24 Juni 2025 | 14:30 WIB
Pertamina Hulu Indonesia (PHI) catatkan kinerja positif sepanjang 2024! Produksi minyak dan gas stabil, laba naik 19%, serta pencapaian TRIR terendah dalam lima tahun terakhir.

"Oleh karena itu, kami senantiasa menjalankan operasi migas yang selamat, andal, ramah lingkungan, dan patuh terhadap seluruh peraturan yang berlaku, sejalan dengan penerapan prinsip dan kinerja Environmental, Social, and Governance, atau ESG, perusahaan,” ujarnya.

Baca Juga: ASDP Hadirkan Diskon Tarif Ferry di 7 Rute Utama Nasional, Berlaku hingga 31 Juli 2025

Di aspek keselamatan dan lingkungan, PHI mencatatkan kinerja keselamatan yang semakin baik, bahkan pencapaian Total Recordable Incident Rate (TRIR) yang sebesar 0,04, jauh di bawah batas toleransi 0,21.

“Pencapaian TRIR tahun 2024 ini menjadi rekor terbaik yang kami capai dalam lima tahun terakhir dan menunjukkan keberhasilan dari langkah-langkah yang telah diambil oleh perusahaan dalam manajemen keselamatan,” imbuh Anto.

Perusahaan juga telah mencapai 59,41 juta jam kerja selamat tanpa insiden sejak 5 November 2023, mencerminkan penerapan budaya keselamatan kerja yang tinggi.

Baca Juga: Pertamina Drilling Selenggarakan Uji Emisi Kendaraan dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup 2025

Sejalan dengan aspirasi dan kebijakan PT Pertamina (Persero) selaku holding dan PHE selaku subholding upstream terkait penurunan emisi karbon serta pengelolaan lingkungan, PHI berhasil mengurangi 153,62 ribu ton setara CO₂ (CO₂eq), melampaui target 118,50 ribu ton CO₂eq.

Selain itu, PHI melalui anak-anak perusahaannya berhasil meraih penghargaan PROPER Hijau untuk tiga lapangan: PHM, PHKT Daerah Operasi Bagian Selatan (DOBS), dan PHKT Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU).

Konsistensi PHI dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasi hulu migas tercermin melalui pelaksanaan 74 program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dengan total anggaran sebesar Rp36,4 miliar.

Baca Juga: Liburan Sekolah Hemat di Wonogiri, Bisa Kunjungi 5 Tempat Wisata Alamnya yang Memukau

Secara keseluruhan, program-program tersebut telah memberikan manfaat kepada 36.942 individu, yang terdiri dari 11.769 penerima manfaat langsung, 25.081 penerima manfaat tidak langsung, serta 92 penyandang disabilitas yang juga menerima manfaat secara langsung.

Program-program ini mencakup bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, lingkungan, studi, dan kebencanaan, yang tersebar di wilayah operasi perusahaan dan berhasil memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Keberhasilan program-program TJSL perusahaan tecermin dari hasil pengukuran berupa indeks kepuasan masyarakat dan social return of invesment yang positif, feedback dari penerima manfaat dan pemangku kepentingan.

Baca Juga: AirNav Indonesia Tingkatkan Kompetensi ATC lewat Pelatihan Khusus Pilot

Juga, dari beragam penghargaan yang dterima program-program TJSL perusahaan, baik dari pemerintah maupun lembaga swasta, di tingkat lokal, nasional, dan internasional.

Halaman:

Tags

Terkini