rilis-bumn

Zona 13 Meriahkan Environmental Fest 2025 di Palu sebagai Wujud Komitmen Keberlanjutan

Kamis, 26 Juni 2025 | 09:00 WIB
Zona 13 Pertamina ramaikan Environmental Fest 2025 di Palu, tampilkan inovasi sosial dan lingkungan, hingga raih PROPER Emas berkelanjutan. (Dok. Pertamina)

Inisiatif ini mengintegrasikan konservasi berbasis masyarakat adat, pengelolaan hutan dengan metode apikultur, dan pengembangan eko-edu wisata minat khusus.

Baca Juga: Buka Peluang Magang DKV di PTPN I Regional 3, Dapat Pengalaman Langsung di Dunia Industri!

Keberhasilan program ini telah mendorong replikasi oleh masyarakat adat di enam desa lainnya: Unu, Olusi, Mangais, Meselesek, Alul, dan Komba-Komba.

Inovasi ini juga melibatkan penciptaan teknologi seperti mesin pasteurisasi dan vacuum cooling untuk pengolahan madu yang terintegrasi dalam Central Processing Plan.

Sementara itu, JOB Tomori memperkenalkan program Pertanian Berkelanjutan Petani Banggai (Panutan Banggai) di Desa Sumberharjo, Kabupaten Banggai.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Bali International Hospital, Pertamina Bangun Fasilitas Kesehatan Bertaraf Global

Program ini bertujuan mengatasi masalah gagal panen yang dialami petani melalui beberapa inisiatif seperti Sersan Cemani, Pos Bidik, pompa air tenaga kincir angin, dan Eko-Eduwisata Burung Hantu.

Lima kelompok rentan menjadi sasaran program ini, termasuk pemilik lahan, buruh tani, pelaku usaha kecil, fakir miskin, dan anak-anak.

Dampak positifnya sangat nyata, mulai dari penurunan kerugian panen dari 50–80% menjadi 5–10% per hektare hingga penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 58 ton CO₂ per tahun.

Baca Juga: 5 Cara yang Bisa Mencegah Brain Rot, Akan Terasa Mudah Kalau Memang Niat

Program ini juga membantu konservasi satwa liar, dengan 89 ekor burung Serak Sulawesi yang memanfaatkan 59 rumah burung hantu (Rubuha).

Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina mencakup pengelolaan hulu migas baik di darat maupun lepas pantai yang tersebar di wilayah Jawa Timur, Sulawesi, Kepulauan Maluku, hingga Papua.

Wilayah kerja ini terbagi dalam empat zona, yaitu Zona 11 (di antaranya WMO, Sukowati), Zona 12 (Jambaran Tiung Biru, Banyu Urip), Zona 13 (Donggi Matindok, Senoro Toili), serta Zona 14 (Papua, Salawati, dan lainnya). Di wilayah ini juga terdapat satu aset hilir yakni Donggi Senoro LNG. ***

Halaman:

Tags

Terkini