Kabar BUMN – PT Hutama Karya (Persero) terus menunjukkan upayanya dalam mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia.
Kali ini, perusahaan menggelar pelatihan bertema “Pengelolaan Branding dan Optimalisasi Sosial Media Bisnis bagi UMKM” yang dilaksanakan di Provinsi Sumatra Barat pada Rabu, 25 Juni 2025.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang bekerja sama dengan Rumah BUMN Padang.
Baca Juga: Kementerian Perindustrian Nilai SIG Layak Jadi Teladan Industri Hijau Nasional
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan UMK secara berkelanjutan.
“Hutama Karya tidak hanya fokus pada pengembangan infrastruktur, namun juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas UMK karena pemberdayaan UMK adalah kunci membangun fondasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Adjib.
Lebih lanjut Adjib menambahkan sebanyak 32 UMK binaan dari sektor bisnis kuliner, craft, dan fashion asal Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman yang telah melalui proses kurasi sejak 2024, mengikuti pelatihan ini.
Baca Juga: Twibbon 1 Muharram 2025: Unggah Foto, Tebar Semangat Tahun Baru Islam
Mereka adalah pelaku usaha yang berada di sekitar Jalan Tol Padang – Sicincin dan dipilih dari 171 UMKM yang mendaftar, dengan 50 UMK terpilih sebagai binaan Hutama Karya.
“Pelatihan ini menitikberatkan pada strategi digital marketing, penguatan citra produk, serta pemanfaatan media sosial untuk memperluas pasar.
"Peserta mendapatkan berbagai pengetahuan praktis yang relevan dengan kebutuhan usaha saat ini, mulai dari cara membangun branding produk hingga optimalisasi pemasaran digital,” imbuh Adjib.
Antusiasme peserta sangat tinggi sepanjang pelatihan. Syurniati, salah satu pelaku UMK asal Padang Pariaman, menuturkan apresiasinya kepada Hutama Karya.
“Pelatihan ini membuka wawasan baru dan memberikan banyak ilmu dari para profesional dan praktisi yang ahli di bidangnya.