Kabar BUMN - PT Patra Drilling Contractor (PDC), anak usaha dari PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), memperluas jangkauan bisnisnya dalam sektor energi nasional.
Setelah dikenal sebagai perusahaan jasa pengeboran minyak dan gas, kini PDC fokus mengembangkan lini usaha baru berupa bahan kimia khusus (specialty chemical) yang dirancang khusus untuk sektor hulu migas.
Lini bisnis specialty chemical ini mulai dibangun sejak akhir 2021.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Melihat Kirab Malam 1 Suro di Solo
Meski terbilang masih baru, pengembangan ini dipandang sebagai langkah strategis mengingat tingginya kebutuhan chemical di sektor hulu migas nasional yang terus meningkat setiap tahun.
Produk specialty chemical milik PDC dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan industri migas, seperti pemisahan minyak dan air, perlindungan fasilitas produksi dari korosi, pencegahan timbunan kerak serta pembekuan minyak di pipa produksi, hingga teknologi mutakhir untuk enhanced oil recovery (EOR).
Selain mendukung kelancaran produksi, chemical yang dikembangkan PDC juga berperan dalam mendukung aspek Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE).
Baca Juga: Tinggal Hitungan Hari! Tukar Livin’poin Jadi Samsung Galaxy S25 Edge Sebelum 30 Juni
Beberapa di antaranya difungsikan untuk mengatasi tumpahan minyak di laut dan mengurangi gas beracun seperti H2S.
Semua produk ini dibuat agar dapat berfungsi maksimal dalam berbagai kondisi operasi yang menantang.
PDC tidak hanya menyediakan produk kimia, tetapi juga layanan teknis di lapangan, mulai dari proses formulasi, pengujian, hingga penerapan produk sesuai kebutuhan tiap-tiap klien.
Hal ini menjadi nilai tambah yang memperkuat kepercayaan konsumen terhadap layanan mereka.
Sejumlah perusahaan migas dalam negeri telah menjadi klien PDC, antara lain Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES), Pertagas, PHE NSO, RU III Plaju, hingga Pertamina EP Zona 7 Balongan.