Kabar BUMN – PT Railink terus berupaya memberikan akses transportasi publik yang nyaman dan efisien melalui pengelolaan sejumlah stasiun penting.
Salah satunya adalah Stasiun Kuala Bingai yang berada di wilayah Banyumas, Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Stasiun yang berada di ketinggian +20 meter ini dikelola oleh PT Railink di bawah wilayah kerja Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Melihat Kirab Malam 1 Suro di Solo
Stasiun ini juga dikenal dengan nama Stasiun Kuala Bingei atau Kwala Bingei, dan merupakan satu-satunya stasiun aktif di jalur reaktivasi Besitang–Binjai.
Keberadaannya menjadi titik awal penting yang menghubungkan warga Kabupaten Langkat dengan Kota Medan serta Bandara Internasional Kualanamu.
Walaupun lokasinya tidak berada tepat di dalam Kelurahan Kuala Bingai, stasiun ini terletak di perbatasan dua kelurahan dan tetap menjadi pusat aktivitas transportasi masyarakat setempat.
Baca Juga: Tinggal Hitungan Hari! Tukar Livin’poin Jadi Samsung Galaxy S25 Edge Sebelum 30 Juni
Fungsinya yang strategis menjadikan stasiun ini sebagai pilihan utama warga untuk bepergian dengan kereta api secara praktis dan ekonomis.
Selama periode Januari hingga Mei 2025, tercatat jumlah penumpang yang menggunakan layanan dari dan menuju Stasiun Kuala Bingei sebanyak 37.561 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 21.002 penumpang melakukan perjalanan relasi Kuala Bingei–Medan, sedangkan 16.559 penumpang memilih relasi Kuala Bingai–Binjai.
Saat ini, Stasiun Kuala Bingai melayani perjalanan Kereta Api Sri Lelawangsa relasi Kuala Bingai–Medan pulang-pergi sebanyak empat kali setiap harinya.
Jadwal keberangkatan dari Kuala Bingai ke Medan adalah pukul 06.45 WIB dan 18.25 WIB, sedangkan dari Medan ke Kuala Bingai berangkat pukul 17.15 WIB, dengan kedatangan di Kuala Bingai pada pukul 07.01 WIB dan 18.41 WIB.