rilis-bumn

13 unit PLTS PLN Diresmikan Presiden Prabowo Serentak dengan 42 Proyek Pembangkit EBT Lain

Jumat, 27 Juni 2025 | 12:00 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto meresmikan pengoperasian dan pembangunan 55 proyek energi baru terbarukan EBT serentak di 15 provinsi di Indonesia melalui video conference pada Kamis, (26/6/2025). (DOK. BPMI Setpres)

Kabar BUMN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan pengoperasian dan pembangunan 55 proyek energi baru terbarukan (EBT) yang dibangun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN (Persero), dan swasta secara serentak di 15 provinsi di Indonesia.

Peresmian serentak ini dilakukan terpusat di pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (26/6).

Peresmian mencakup 8 proyek PLTP dengan rincian 3 proyek dalam tahap commercial operation date (COD) dan 5 proyek tahap groundbreaking serta 47 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan total kapasitas gabungan mencapai 379,7 MW.

Baca Juga: PLN Catat Kinerja Positif, Konsumsi Listrik Tumbuh 17,78 TWh Sepanjang 2024

Presiden Prabowo dalam sambutannya mengatakan peresmian PLTP sebagai bukti bahwa Indonesia menuju kemandirian.

“Kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri dan kita akan mampu memberi energi untuk seluruh rakyat Indonesia dalam keadaan yang efisien dan ekonomis," ujar Prabowo.

Presiden menambahkan sebagai negara yang dikaruniai sumber daya EBT yang begitu besar, Indonesia terus menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan energi ramah lingkungan demi mencapai swasembada energi di Indonesia.

Baca Juga: PLN Catat Kinerja Keuangan Terkuat dalam Sejarah, Siap Pacu Transisi Energi Nasional

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan langkah progesif dalam utilisasi EBT ini merupakan wujud komitmen RI dalam menggenjot transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060.

Bahlil menjabarkan total 55 pembangkit EBT yang diresmikan Presiden terdiri dari PLTP dan PLTS dengan total nilai investasi sekitar Rp25 triliun dan kapasitas terpasang sebesar 379,7 megawatt (MW).

Untuk PLTP, terdapat tiga pembangkit yang resmi beroperasi yakni PLTP Sorik Marapi Unit 5 kapasitas 41,25 MW, Salak Binary kapasitas 16,15 MW dan Ijen Unit 1 kapasitas 34,5 MW.

Baca Juga: Cetak Rekor Baru! PLN Indonesia Power Bukukan Pendapatan dan Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah Perusahaan

Lalu, lima PLTP lainnya yang dalam tahap groundbreaking yakni Muara Laboh Unit 2 kapasitas 80 MW, Ulubelu Ext Gunung Tiga kapasitas 55 MW, Wayang Windu Unit 3 kapasitas 30 MW, Salak Unit 7 kapasitas 40 MW dan Patuha Unit 2 kapasitas 55 MW.

Kemudian ada 47 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diresmikan operasinya dengan total kapasitas 27,8 MW mampu melistriki 5.383 rumah tangga dan tersebar di 47 desa pada 11 provinsi.

Halaman:

Tags

Terkini